MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Hingga Nopember 2018 RSUD Pirngadi Rawat 134 Penderita HIV/AIDS

harian9 author photo
ilustrasi

MEDAN| H9
Hingga Nopember 2018, RSUD dr Pirngadi Medan telah merawat penderita HIV/AIDS sebanyak 134 pasien atau rata-rata 10 pasien dalam satu bulan yang dialami oleh baik pria, wanita dan anak-anak dengan tingkat usia bervariatif.

"Jika dikalkulasikan untuk keseluruhan Kota Medan maka pada 2018 ini jumlah Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) sebanyak 6000 lebih, kasus ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2017, yakni sekitar 5700 ODHA," sebut Ketua Persatuan Konselor Virus HIV/AIDS (PKVHI) Cabang Medan, Indah Kemala Hasibuan MPsi, kepada wartawan Harian9 di ruang VCT RSUD dr Pirngadi Medan, Jumat (30/11/2018) Siang.

Dari data VCT RSUD dr Pirngadi Medan, terdapat pada bulan Januari sebanyak 22 ODHA, Februari (12), Maret (13), April (16), Mei (9), Juni (10), Juli (11), Agustus (9), September (9), Oktober (13) dan Nopember (10).

Indah menambahkan, jika diprediksikan, maka jumlah ODHA di Medan akan mengalami peningkatan sebesar 10 persen perbulan pada tahun depan atau sekitar 60-70 orang,jelasnya.

Menurut Indah, penyebab meningkatnya jumlah ODHA disebabkan oleh pergaulan seks bebas, serta dikarenakan misinformasi kepada masyarakat untuk memahami penyebaran virus HIV.

"Yang paling banyak penderitanya adalah Lelaki Suka Lelaki (LSL). Mereka kerap saling bergonta-ganti pasangan, karena LSL ini tidak beresiko kehamilan. Kalau Syorr, main," sebut Indah Kemala Hasibuan.

Oleh sebab itu, Indah mengatakan, PKVHI berupaya menekan angka penyebaran virus HIV ke masyarakat dengan melakukan sejumlah sosialisasi, baik di sekolah-sekolah (sex education) maupun di kelurahan-kelurahan di Kota Medan, serta di lokasi-lokasi rawan penyebaran virus HIV seperti cafe-cafe dan perhotelan.

"Intinya pihak keluarga harus berperan aktif untuk menjaga dan mengawasi anggota keluarga agar tidak terjerumus pada pergaukan seks bebas. Perkuat ilmu agama dan mencegah anak-anak mengakses konten porno di internet dan tayangan televisi yang vulgar," pungkas Indah. (Jae9)

Komentar Anda

Berita Terkini