Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

Kalimawan: Wabah lalat Biisa Jadi Karena Manajemen Kebersihan Buruk

Harian 9 author photo
ACEH TAMIANG| H9
Banyaknya lalat yang bertebaran di Kampung Suka Jadi kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang tidak bisa dipungkiri, diduga dikarenakan adanya kandang ayam di beberapa lokasi di tempat tersebut, hal itu terpantau oleh para Wartawan. Selasa (20/11/2018).

Terkait hal tersebut, para Wartawan menemui Kalimawan salah seorang Pemilk peternakan ayam dan dijelaskannya,"saat ini beberapa kadang ditutup sementara oleh perangkat Kampung,  sampai batas waktu yang belum ditentukan", Katanya.

"Setiap pengusaha ternak ayam harus mengatongi izin lingkungan dari Datok Penghulu (Kepala Desa-red) setempat dan masyarakat, bahkan kalau  tidak mengantongi izin, maka pihak perusahàan yang menyediakan bibit, serta pakan ternak akan menolak permohonan sebagai mitra.

"Tidak hanya itu pihak perusahaan juga sudah memberikan jarak ideal antara kadang ayam dengan pemukiman penduduk,  yaitu sekitar 200 meter dari kediaman warga.

Kalimawan  menambahkan,"semua pengusaha ternak sudah dipanggil oleh Datok Penghulu, untuk mencari solusi terhadap adanya wabah lalat ini dan para Peternak ayam juga telah memberikan racun lalat, serta kertas lem kepada masyarakat",terangnya.

"Diharapkan nantinya agar team pemantau dari pihak Kampung akan mengambil sikap terhadap layak atau tidaknya seorang pengusaha ternak melanjutkan usahanya dan penilaian bisa dilakukan dari sisi kebersihan kandang atau pun jarak antara kandang dengan pemukiman, sebelum masuknya bibit ayam dari perusahaan mitra yang memasok bibit   juga makanannya.

Kalimawan juga menambahkan,"kegiatan usaha yang sudah ditekuni selama lebih kurang empat tahun, baru kali ini mendapat cobaan wabah lalat, dulunya tidak ada",terangnya.

"Mungkin sekarang peternaknya makin banyak, bisa juga manajemen kebersihannya yang buruk, sehingga lalat cepat berkembang",ungkap Kalimawan, disela-sela kesibukannya membantu tetangganya yang akan mengadakan pesta. (Dani9)



Komentar Anda

Berita Terkini