Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

Kemendag Teken Kerja Sama Promosi Ekspor dengan Aljazair

Harian 9 author photo



ALJIR| H9
Dalam rangkaian Misi Dagang ke Aljazair, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan RI melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Badan Promosi Perdagangan Luar Negeri (ALGEX) Kementerian Perdagangan Aljazair di Aljir, Kamis (22/11). 

MoU terkait Kerja Sama Promosi Ekspor ini ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI, Arlinda dan Direktur Jenderal Badan Nasional Promosi Perdagangan Luar Negeri Kemendag Aljazair, Chiti Chafik.

MoU ini diinisiasi oleh Ditjen PEN Kemendag. Dirjen ALGEX mengapresiasi inisiatif tersebut dan menganggap Indonesia adalah mitra dagang Aljazair yang penting. Dirjen PEN menjelaskan bahwa MoU ini merupakan fondasi untuk meningkatkan hubungan antara kedua pihak dalam mengembangkan dan memperkuat kerja sama di bidang promosi ekspor.

Dirjen PEN berharap, MoU ini akan menjadi titik awal untuk meningkatkan perdagangan antara kedua negara yang sudah terjalin sekian lama dengan lebih optimal. Selanjutnya, MoU ini juga diharapkan akan menjadi titik awal dalam meningkatkan akses pasar produk Indonesia secara umum ke Afrika dan khususnya ke Aljazair.

"Kedua pihak akan mengembangkan upaya yang diperlukan untuk promosi dan pengembangan ekspor antara Indonesia dan Aljazair, antara lain melalui pertukaran informasi di bidang ekonomi dan perdagangan," jelas Arlinda.

Sebagai langkah awal dari implementasi MoU, kedua belah pihak akan melakukan pertukaran database informasi agar saling mengenal pasar negara mitra. Hal ini akan menguntungkan kedua belah pihak mengingat produk ekspor kedua negara tidak bersaing secara langsung namun lebih kepada produk yang saling melengkapi (komplementer). MoU ini berlaku untuk jangka waktu selama 3 tahun. (rel/03)
Komentar Anda

Berita Terkini