Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

Pelaku Penganiaya Rodiah Annum Ditangkap Polisi

Harian 9 author photo

TAPSEL| H9
Tersangka AH (54), pelaku penganiayaan terhadap korban Rodiah Annum Nasution (41), warga Desa Ujung Gading Tahalak, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), yang tidak lain merupakan menantu pelaku, akhirnya ditangkap personil Unit Reskrim Polsek Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan ( Tapsel), di kediaman pelaku di Desa Bonan Dolok Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal ( Madina), Jumat (23/11) malam.

Penangkapan terhadap pelaku penganiayaan tersebut berdasarkan Laporan Polisi ke Polsek Batang Angkola, dengan Nomor LP/50/XI/2018/SUMUT/TAPSEL/TPS KOLA Tanggal 18 November 2018, yang ditindaklanjuti dengan diturunkannya tim Unit Reskrim Polsek Batang Angkola dipimpiuln Kanit Reskrim Polsek Batang Angkola Iptu. Rahmad Saleh Nainggolan bersama tiga orang anggota Polsek, untuk malakukan penangkapan terhadap pelaku yang diduga pada saat itu, sedang bersembunyi di desa Simangambat, Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina, guna menghindari dari kejaran polisi.

Saat tim Reskrim tiba di desa Simangambat, ternyata terduga pelaku telah berpindah tempat ke desa Bonan Dolok Kecamatan Siabu. Selanjutnya tim Reskrim langsung berangkat ke desa Bonan Dolok dan menemukan pelaku sedang berada di salah satu warung dan petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku dan memboyong pelaku ke Polsek Batang Angkola untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP. Ismawansa, S.Ik, melalui Kapoksek Batang Angkola AKP. Yuswanto, SH yang dikonfirmasi, membenarkan penangkapan terhadap AH, terduga pelaku penganiayaan terhadap korban Rodiah Annum Nasution.

Dikatakannya, untuk menangkap pekaku, selain atas dasar lapiran korban, pihaknya juga telah meminta keterangan beberapa saksi dan mengumpulkan barang bukti yang salah satunya adalah hasil visum yang menunjukkan di tubuh terdapat luka memar akibat benda tumpul masing-masing di tangan kiri dan luka memar di punggung belakang bagian bawah kiri dan atas kanan.

"Untuk sementara pelaku kita amankan dan kita tahan guna dilakukan pendalaman terkait motif penganiayaan yang dilakukan AH terhadap korban Rodiah Annum Nasution, yang merupakan menantu pelaku sendiri," ujar AKP Yuswanto, SH.

Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan yang dilakukan AH terhadap korban Rodiah Annum Nasution berawal dari percekcokan antara korban dengan tantenya Maryam, yang membuat tante korban tersinggung dan melaporkan percekcokan tersebut kepada pelaku.

Sekira pukul 05.00 WIB pagi, saat korban sedang bersih-bersih di halaman rumah korban, tiba-tiba pelaku dan tante korban Maryam mendatangi rumah korban dan menghampiri korban sembari menarik tangan korban dan memukuli korban dengan rotan yang di bawa pelaku, hingga melukai tubuh korban.

Atas peristiwa penganiayaan tersebut, korban melaporkan pelaku ke Mapolsek Batang Angkola, namun saat hendak ditangkap, pelaku melarikan diri dan menghilang dari desanya. Namun berkat informasi masyarakat, akhirnya pelaku di tangkap di Desa Bonan Dolok Kecamatan Siabu Kabupaten Madina dan kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Batang Angkola. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 

AH, pelaku penganiayaan terhadap korban Rodiah Annum Nasution, saat menjalani pemeriksaan di Polsek Batang Angkola Kabupaten Tapsel, Jumat (23/11). (Foto: Riswandy)




Komentar Anda

Berita Terkini