Polrestabes Dan Polsek Delitua Tangkap Pelaku Kekerasan dan Pembunuhan

Harian 9 author photo
MEDAN| H9
Reskrim Polrestabes Medan bersama Polsek Delitua berhasil menangkap pelaku kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Hal tersebut dikatakan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr H. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi kepada Wartawan saat konferensi pers tentang korban yang meninggal dunia akibat penganiayaan secara bersama - sama di lapangan Apel Mapoltestabes Jalan HM Said No. 1 Medan, Selasa (6/11/2018) pukul 17.00 WIB.

Diuraikan Kapolrestabes didampingi Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha Prawira, SH, SIK, MH, Sabtu 3 November 2018 pukul 11.00 WIB, Nasosip Panjaitan dan Eko Framana pergi menemui Qamal Reza Alias Dedek untuk membeli sabu. Namun Qamal Reza mengatakan tidak ada. mereka tidak terima dan terjadi pertengkaran mulut.

Kemudian, sekitar pukul 17.30 WIB, Qamal Reza bersama temannya bernama, Suparno dan Nasiman sedang duduk di Jalan Luku V Kelurahan Kwala Bekala tiba - tiba datang beberapa orang menyerang mereka dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban bernama Suparno meninggal dunia.

Personel Gabungan Sat Reskrim  Polrestabes Medan dan Polsek Deli tua melakukan penyelidikan dan introgasi saksi bahwa pelaku penganiayaan adalah kelompok, Nasosip alias Bay dan kawan - kawan.

Selanjutnya personel melakukan penangkapan terhadap pelaku, Nova Martomu Siagian di Jalan Karya Wisata II Kelurahan Medan Johor yang sedang bermain biliard.

Kemudian terhadap para pelaku, Nasosip Panjaitan (37) warga Jalan Luku V Pintu Air IV Gang Kuba berperan membacok Suparno dibagian tangan menggunakan klewang, Nova (35) warga Jalan Karya Wisata II berperan memukul korban bagian kepala dengan menggunakan besi, Eko Framana (31) warga Jalan Pintu Air IV Gang Kuba berperan membacok korban, Qamal Reza di bagian tangan sebelah kiri dengan klewang.

Benny Zebua (30)warga Jalan Pintu Air IV Gang Kuba berperan membacok korban Suparno bagian tangan sebelah kiri dengan pisau dan riswan Manalu (37) warga Jalan Pintu Air IV berperan memukul korban Suparno bagian kaki menggunakan kayu.

Mereka berempat menyerahkan diri di Pantai Adil Namorambe, kemudian personel menjemput para pelaku. (HJ9)



Komentar Anda

Berita Terkini