Walikota Padangsidimpuan Sampaikan Nota Pengantar KUA-PPAS APBD 2019

Harian 9 author photo

PADANGSIDIMPUAN| H9
Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH menyampaikan pidato pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padangsidimpuan Tahun Anggaran (TA) 2019, di ruang rapat DPRD Kota Padangsidimpuan, Selasa (6/11).

Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Hj. Taty Aryani Tambunan, SH didampingi Wakil Ketua Edi Jurianto Harahap, SH dan M. Yusuf Nasution, dihadiri anggota DPRD Kota Padangsidimpuan, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH, Wakil Walikota Padangsidimpuan Ir. H. Arwin Siregar, MM, Forkominda Kota Padangsidimpuan Sekretaris Daerah Drs. H Zulpeddi, MM, pimpinan SKPD serta para Camat se Kota Padangsidimpuan.

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian proses utama sekaligus awal kegiatan penyusunan APBD Kota Padangsidimpuan sebagai rencana keuangan tahunan Pemko Padangsidimpuan yang akan dibahas dan disetujui bersama oleh Pemko Padangsidimouan bersama DPRD Kota Padangsidimpuan.

“Untuk dapat menggambarkan semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka pelaksanaan pembangunan, penyeleggaraan pemerintahan dan pembinaan masyarakat, hal ini tentunya harus terwujud sebagai momentum untuk mewujudkan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Padangsidimpuan,“ ujar Walikota.

Walikota juga berharap, agar APBD yang disusun bersama ini kelak dapat berfungsi sebagai instrument untuk mewujudkan pelayanan kepada masyarakat seperti penciptaan lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan menghindari pemborosan sumber daya.

“Kami berharap, dalam penyusunan APBD TA 2019 agar penyusunan anggaran yang terpadu dan terintegritas untuk seluruh jenis belanja yang didasari prinsip penerapan efisiensi dalam alokasi dana yang selaras dengan penyusunan anggaran yang berorientasi kepada kinerja dan prestasi kerja,“ tuturnya.

Menurut Walikota, adapun struktur anggaran yang diajukan tersebut yakni pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp.639.951.503.452,- belum termasuk sumber dana dari Dana Alokasi Khusus (DAK), terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.93.840.607.920.-, bagi hasil pajak dan bukan pajak sebesar Rp.21.831.133.000.-, dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp.498.768.033.000.-, Bagi hasil pajak dari propinsi dan pemerintah daerah lainnya sebesar Rp.25.451.729.532.- dan Pendapatan lainnya sebesar Rp.60.000.000.-.

Sementara belanja daerah sebesar Rp.638.251.503.452.-, yang dipergunakan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp.340.381.701.551.-dan belanja langsung sebesar Rp.297.869.801.901.-, sehingga terjadi surplus sebesar Rp.1.700.000.000.-. Selanjutnya tentang pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp.9.300.000.000.-, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp.11.000.000.000.-.

“KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2019 yang disusun Pemko Padangsidimpuan merupakan upaya dalam menjaga kesinambungan pembangunan terencana dan sistematis yang dilaksanakan oleh masing-masing maupun seluruh komponen daerah dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia secara optimal, efisien, efektif, dan akuntabel,” kata Irsan.

Terhadap nota pengantar KUA-PPAS APBD TA 2019 tersebut, dalam pandangan Fraksi yang masing-masing disampaikan Fraksi-Fraksi di DPRD Kota Padangsidimpuan sepakat dan untuk dibahas. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH. (Foto: Riswandy)











Komentar Anda

Berita Terkini