MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

13.418 E-KTP Rusak Dimusnahkan

harian9.com author photo
Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, Kapolres Tapsel AKBP. Irwa Zaini Adib, S.Ik, MH, Kajari Tapsel Tiyas Widiarto, SH, MH, saat melakukan pemusnahan E-KTP rusak dan invalid di halaman Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Tapsel komplek perkantoran Bupati Tapsel di Sipirok, Jumat (21/12). (Foto : Riswandy)


TAPSEL| H9
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tapsel memusnahkan sebanyak 13.418 keping Kartu Tanda Penduduk (KTP) jenis Sistim Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan jenis KTP Elektronik (E-KTP) yang rusak dan invalid, dalam satu acara pemusnahan pemusnahan di halaman Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Tapsel komplek perkantoran Bupati Tapsel di Sipirok, Jumat (21/12).

Pemusnahkan KTP rusak dan invalid tersebut dilakukan dengan cara dibakar, dipimpin langsung oleh Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, dihadiri Kapolres Tapsel AKBP. Irwa Zaini Adib, S.Ik, MH, Kajari Tapsel Tiyas Widiarto, SH, MH, Kaban Kesbangpol Tapsel Hamdi S Pulungan, S.Sos, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Tapsel Mohammad Said, SH, Kasat Intelkam Polres Tapsel AKP. Eldi Koswara, SH dan Sekretaris Dukcapil Tapsel Ambia, SIP.

Dalam sambutannya, Bupati Tapsel Suahrul M Pasaribu mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Tapsel AKBP. Irwa Zaini Adib, S.Ik, MH, dan Kajari Tapsel Tiyas Widiarto, SH, MH yang telah hadir dan mengapresiasi kegiatan pemusnahan e-KTP rusak atau invalid.

Ia menyatakan pemusnahan itu merujuk pada surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor : 470.13/111/6.SJ, tertanggal  13  desember  2018 , perihal penatausahaan E-KTP rusak atau invalid yang ditujukan kepada Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia.


“ Dulu KTP rusak atau invalid kita kirim ke Propinsi dan pusat. Tetapi, setelah ada surat edaran Mendagri, kita musnahkan untuk mencegah penyalahgunaan, serta menghindari timbulnya fitnah, , “ ujar Bupati.

Ia menjelaskan, pemusnahan E-KTP yang rusak atau Invalid   dan tidak dapat  di pergunakan  lagi  dengan cara dibakar menjadi cara baru dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) pemusnahan e-KTP. Dia berharap    pemusnahan  E-KTP yang rusak  atau  invalid  ini  tidak  menyurutkan  semangat   bagi  warga Kabupaten Tapsel  untuk tetap melakukan  perekaman  bagi yang belum memiliki E-KTP.

“ Kepada Dinas Dukcapil Tapsel agar pelayanan yang telah berjalan selama 17 tahun yang selama ini telah baik agar terus ditingkat kan guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya dalam pelayanan administrasi kependudukan, : tegas Syahrul.

Sementara itu, Sekretaris Dukcapil Tapsel Ambia, SIP dalam laporannya menyampaikan, ribuan E-KTP yang dimusnahkan hari ini adalah yang rusak dan invalid baik secara fisik maupun data yang invalid karena adanya perubahan elemen data seperti perubahan status, alamat maupun kesalahan input data.

“ Pemusnahan E-KTP yang kami lakukan ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Tapsel untuk menjaga, mencegah dan menjamin tidak terjadinya penyalahgunaan E-KTP yang rusak terhadap perbuatan atau tindakan yang bertentangan dengan hukum,” tegas Ambia.

Terpisah, Kapolrres Tapsel AKBP. Irwa Zaini Adib, S.Ik, MH, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat luar biasa, karena dengan adanya pemusnahan E-KTP yang tidak berlaku lagi dapat mendukung kegiatan pemilu 2019.

“ Dengan adanya pemusnahan ini membuat keraguan masyarakat selama ini akan dapat teratasi, agar E-KTP yang akan kita musnahkan ini dapat menjadi sumber masalah lagi yang dapat mengganggu Persatuan serta Kesatuan yang telah terjaga selama ini, “ terang Kapolres.

Pada acara tersebut dilakukan penandatanganan  berita acara  yang masing masing oleh  Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, Sekretaris Dukcapil Tapsel Ambia, SIP, Kapolres Tapsel AKBP. Irwa Zaini Adib, S.Ik, MH, Kajari Tapsel Tiyas Widiarto, SH, MH, Kaban Kesbangpol Tapsel Hamdi S Pulungan, S.Sos dan Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Tapsel Mohammad Said, SH. (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini