MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Buruh Galian PGRT Nekad Larikan Sepmor Warga

Harian 9 author photo

MEDAN| H9
Buruh galian pipa gas rumah tangga (PGRT) Ebta (24) melarikan sepeda motor Yamaha Mio milik H Irawan (41) warga Jalan Tuba IV, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai.

Dikatakannya, sepeda motor miliknya dipinjam pelaku pada Jumat 23 Nopember 2018 sekitar pukul 15.30 WIB, beralasan untuk melihat pekerjaan di Jalan Denai, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai. 

"Setelah hari itu sepeda motor saya tidak pernah dikembalikan pelaku," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/12/2018). 

Korban mengaku mengenal pelaku setelah menyewa rumah milik korban. Pelaku yang merupakan warga Lampung, Sumatera Selatan itu cepat akrab dengan orang yang baru dikenal.

"Pelaku dan rekan satu pekerjaan pipa gas bumi mengontrak rumah saya pada awal Agustus 2018. Setelah itu pelaku yang terbilang cepat mengakrabkan diri leluasa memakai sepeda motor saya. Sikap pelaku tidak menampakkan pribadi yang mencurigakan saya. Karena saya sebelumnya percaya bahwa pelaku memiliki niat perbuatan kejahatan," ungkapnya.

Karena dirugikan dan menjadi korban tindak pidana penggelapan satu unit sepeda motor matic Yamaha Mio, korban melaporkan perbuatan buruh pekerjaan pemasangan jaringan pipa gas bumi kepada pengawas PT Enera Y Sinaga.

Menempuh penyelesaian secara kekeluargaan, korban berharap mendapat kabar baik, namun jawaban pahit yang di dengar korban dari pengawas pekerjaan PT Hutama Karya. 

"Bahwa terkait masalah tersebut diluar tanggung jawab pihak perusahaan," sebut korban menirukan perkataan Y Sinaga.

Menurut Y Sinaga, kata Irawan, pelaku sudah tidak bekerja lagi beberapa hari belakangan sebelum peristiwa terjadi. 

"Maksud niat baik saya tidak ada di nilai pihak terkait. Persoalan ini segera saya laporkan ke pihak berwajib," tegasnya.

Irawan menyebutkan,  penanggung jawab pelaksana pekerjaan pemasangan jaringan pipa gas bumi, Junaidi yang dikonfirmasi korban pada Jumat 14 Desember 2018 mengatakan akan menindaklanjuti permasalahan yang dialami korban.

Mereka tidak ingin ada image buruk dalam pelaksanaan pekerjaan pemasangan jaringan gas bumi di kota Medan dan Deliserdang. Penanggung jawab pelaksana pekerjaan pemasangan jaringan pipa gas bumi itu menjanjikan dalam waktu dua hari kedepan akan merealisasikan masalasah tersebut dengan berkoordinasi dengan pimpinan PT Enera.
  
Namun janji penanggung jawab pelaksana pekerjaan pemasangan jaringan pipa gas bumi tersebut hingga kini tidak terealisasi. 

"Bahkan pihak-pihak pengawas lapangan yang memediasi permasalahan ini juga sudah tidak menjawab saat di hubungi melalui telepon seluler. Terkesan semua menghindar," kesal Irawan. (Jae9)
Editor: Mardan H Siregar

Gambar ilustrasi Buruh galian pipa gas rumah tangga (PGRT). (Foto: Jaenal Abidin)













Komentar Anda

Berita Terkini