Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

Diterjang Banjir Bandang, Dua Balita Hilang Diseret Air

Harian 9 author photo

TAPSEL| H9
Dua anak usia bawah lima tahun (balita) hilang diseret air dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka, akibat rumah yang mereka huni sekeluarga di terjang banjir bandang di dusun 4 Mosa Palang Desa Gunung Baringin Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kamis (29/11) sekira pukul 20.00 WIB.

Ke dua balita yang hilang tersebut masing-masing Cindi (11) dan Esta (2 bulan). Sedangkan tiga orang lainnya yakni ke dua orang tua korban dan kakak korban masing-masing, Wasito (56), Erniati Dalimunthe (56) dan Putri Rohani (26) mengakami luka-luka dan ketiganya sedang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota  Padangsidimpuan.

Dari informasi yang dihimpun, Sabtu (1/12), menyebutkan, sebelum terjadinya banjir bandang wilayah Angkola Selatan diguyur hujan seharian sementara warga yang sudah lelah bekerja di lading dan kebun sedang beristirahat di rumah masing-masing.

Sekira pukul 20.00 WIB, saat warga sedang beristirahat, tiba-tiba warga yang bermukim di Dusun 4 Mosa Palang Desa Gunung Baringin dikejutkan dengan datangnya air bah yang besar mengalir dari sungai Aek Sialang yang melintasi dan meluap membawa material kayu-kayuan dan menerjang dusun 4 Mosa Palang Desa Gunung Baringin.

Rumah milik Wasito, warga Kelurahan Wek VI Kampung Losung Kecamatan Padangsidimpua Selatan Kota Padangsidimpuan yang berprofesi sebagai pedangang sambil berladang di wilayah Dusun tersebut dan letak rumah mereka yang dihuni 5 orang berada dengan aliran sungai Sialang langsung dihntam banjir bandang dan menganyutkan rumah mereka hingga beberapa ratus meter.

Dengan susah payah, Wasito dan keluarganya berupaya menyelamatkan diri, namun dua anak mereka yang, masih balita hanyut terbawa air bah dan hingga saat ini pihak personil Kepolisian, TNI, Kecaatan Angkola Selatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel dibantu masyarakat masih melakukan pencarian terhadap korban.

Kapolsek BatangAngkola AKP Yuswanto, SH didanpingi anggota Bhayangkara Pembinaan dan Keamanan Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Angkota Selatan Bripka C. Saefulloh mengatakan, hingga saat ini pihaknya bersama TNI, BPBD dan masyarakat terus melakukan ppencarian terhadap korban yang terseret banjir bandang di Dusun Mosa.

“Banjir bandang yang berasal dari sungai Aek Sialang akibat tingginya curah hujan di wilayah tersebut beberapa hari belakangan ini. Sementara material gelondongan kayu yang terbawa air, diduga akibat terjadinya  penebangan hutan untuk pembukaan lahan perladangan di perbukitan hulu sungai,“ terang Yuswanto.

Sementara Kepala BPBD Tapsel H. Ilham Suhardi, SH menyatakan, selain menimbulkan korban jiwa, banjir bandang ini juga merusak satu unit rumah warga dan puluhan kektar lahan pertanian. Selain itu banjir bandang itu juga membawa material sampah berupa geondongan kayu.

“Saat ini tim dari BPBD Tapsel juga sedang melakukan pencarian terhadap kedua korban, serta mendata kerugian material dampak banjir. Kami juga mengimbau kepada warga untuk tetap warpada khususnya yang berada di sekitar lereng perbukitan dan daerah aliran sungai, mengingat curah hujan masih terus meninggi,“ ucap Ilham. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar

Anggota Bhabinkamtibmas Polres Tapsel Bripka C. Saefulloh meninjau dan mendata dampak banjir bandang yang menerjang dusun 4 Mosa Palang Desa Gunung Baringin Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapsel, Kamis (29/11) sekira pukul 20.00 WIB. (Foto: Riswandy)




Komentar Anda

Berita Terkini