MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Jalan Masih Rusak, Dana Desa Dipertanyakan

harian9.com author photo
Warga Dusun V Pematang Ganjang  Protes Tanam Pohon Pepaya Dijalan

SERGAI| H9
Kali ini Kepala Desa Pematang Ganjang kecamatan Sei Rampah Sugiono mendapat kecaman keras dari warganya sendiri. Pasalnya warga sudah jenuh mengusulkan perbaikan jalan yang rusak parah di Dusun V. Sehingga protes  warga nekat memblokir jalan dengan memalangkan riol besar, sekaligus menanami pohon pepaya dijalan yang berlobang, Rabu (12/12/2018) jam 10.00 wib.


Sedangkan warga lainnya mengatakan, prihatin dengan anak-anak sekolah dari SD Negeri yang diujung itu, kalau mau lewat jalan itu terpaksa membuka sepatunya karena becek. 

Warga sekitar juga menyebutkan, kerusakan jalan juga disebabkan truk angkut pasir yang mempunyai  tangkahan di ujung sana juga melewati jalan itu. Diduga  sudah ada setoran ke kantor Desa, maka tidak ada larangan truk melintasi jalan desa itu. 

Sementara kami yang menahankan lumpur dan banjirnya”, imbuh Iwan seorang warga Dusun V.

Dikatakannya, sepertinya pembangunan yang berasal dari Dana Desa  di Desa Pematang Ganjang ini tebang pilih. Diminta pihak terkait untuk mengaudit dan  memeriksa alokasi Dana Desa Pematang Ganjang ini. 



"Bukan di Dusun V ini saja yang tidak dibangun, tetapi pengerasan jalan di Dusun VII yang menelan dana ratusan juta juga hingga kini masih berantakan. Bahkan, Diduga Pengerasan jalan di Dusun VII itu bukan swakelola,tetapi dikerjakan salah seorang Kades dari kecamatan lain yang merangkap Pemborong,” kata sumber yang namanya minta tidak disebutkan.

Sementara itu Kades Pematang Ganjang, Sugiono  tidak berada ditempat saat wartawan ingin melakukan konfirmasi kekantornya di Dusun III, bahkan ditelepon juga tidak diangkat, bahkan di sms melalui selullarnya 08153158xxx hingga berita ini samapai ke redaksi tidak dibalas.(biets)

Pelajar yang melintasi jalan di Dusun tersebut, harus membuka sepatunya agar tidak berlumpur. (ist)


Komentar Anda

Berita Terkini