Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

Maraknya Aktivitas Perambahan Hutan Penyebab Terjadinya Banjir Bandang

Harian 9 author photo
TAPSEL| H9
Ketua Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Hajrul Aswat Siregar menyesalkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab melakukan perambahan hutan di wilayah Kecamatan Angkola Selatan, sehingga terjadi banjir bandang yang merenggut korban jiwa anak-anak di Dusun Palang Mosa Desa Gunung Baringin Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapsel.


“Jajaran Pengurus DPD KNPI Tapsel mengucapkan turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas musibah yang terjadi di Kecamatan Angkola Selatan dan kami telah sepakat untuk segera mencari data-data konkrit terkait maraknya perambahan hutan untuk pembukaan lahan yang kami anggap sebagai penyebab banjir bandang yang sudah menyebabkan jatuhnya korban jiwa ini, “ terang Hajrul Aswat Siregar melalui Wakil Ketua DPD KNPI Tapsel Ady Syahputra Husni Nasution, Rabu (5/12)

Ia menyebutkan, jika ternyata fakta fakta yang ditemukan dilapangan memang banjir bandang tersebut disebabkan perambahan hutan secara illegal. Ini dibuktikan, banyaknya kayu glondongan bekas potongan pohin yang terbawa banjir bandang dan menyapu pemukiman warga.

“ Atas peristiwa ini, DPD KNPI Tapsel juga akan membuat laporan dan gerakan bersama dengan seluruh elemen pemuda Tapsel yang perduli terhadap permasalahan ini, agar ke depan peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi, “ ungkap Direktur Eksekutif Khas Indonesia ini.

Ia juga menyebutkan, DPD KNPI Tapsel juga telah mengarahkan berbagai langkah kongkrit  pencegahan pengrusakan lingkungah dimasa depan, dengan membuat program penghijauan dan penanaman 20.000 sampai 50.000 bibit pohon penghijauab setiap tahun di lahan-lahan kritis di Kabupaten Tapsel.

“ Meskipun dampaknya tidak langsung, namun 10 hingg 15 tahun kedepan dampaknya mudah mudahan akan dirasakan oleh masyarakat. Untuk itu kami meminta dukungan dari masyakat Tapsel agar program ini dapat berjalan lancer dan kami juga berharap kita semua tetap memerangi ilegal loging agar program-program penanaman pohon yang sudah banyak dilakukan berbagai pihak tidak sia-sia, “ katanya.

Selain itu juga, DPD KNPI Tapsel siap menerima laporan masyarakat Tapsel apabila nantinya menemukan praktek illegal loging di daerah Tapsel dan ia mengaku kalau pihaknya juga sudah punya data awal, bahwa ilegal loging ini masih marak di Kecamatan Angkola Selatan namun mereka harus mencari data yang lebih kongkrit agar tidak salah menuduh orang.

“ Masyarakat Tapsel khususnya Kecamatan Angkola Selatan kami harap untuk tetap tenang dan bersabar. Kami akan memperjuangkan keluhan ini, “ ‘ ungkap Ady yang juga mantan ketua Presidium Konsorsium Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Komtabagsel). (Wan9)


Komentar Anda

Berita Terkini