MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Massa GAAK : Biarkan Kami Yang Berperan Membangun Paluta

Harian 9 author photo
Massa GAAK saat melakukan orasi meminta kepada Bupati Paluta Andar Amin Harahap untuk memperhatikan nasib putra daerah, Kamis (13/12) (AKHIR S RAMBE)


PALUTA| H9
Dalam rangka refleksi Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Anti Korupsi (GAAK) menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) , Kamis (13/12).

Aksi unjukrasa yang dimulai sekitar pukul 13.15 WIB siang itu mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan personil Satpol PP Paluta.

Pantauan, puluhan mahasiswa dan pemuda itu melakukan orasi dan membentangkan spanduk sepanjang 25 meter berisi sejumlah tuntutan serta membakar ban bekas di depan gerbang kantor Bupati Paluta. Berkat mediasi yang dilakukan, puluhan mahasiswa akhirnya masuk ke halaman Kantor Bupati Paluta dan langsung ditemui Sekdakab H Burhan Harahap SH. 



Dihadapan Sekda, Habibi P Harahap sebagai koordinator aksi menyampaikan, pihaknya meminta Pemerintah Kabupaten Paluta dibawah kepemimpinan Andar Amin Harahap SSTP Msi dan H Hariro Harahap agar membersihkan Kabupaten Paluta dari penyakit korupsi.

Permintaan selanjutnya, massa meminta agar stop bagi-bagi kursi untuk keluarga dan family serta mengutamakan putra-putri asli Daerah Kabupaten Paluta dalam hal mengisi pembangunan, baik dalam birokrasi pemerintahan mulai dari jabatan struktural sampai pada tingkat honorer dan lainnya. "Banyak putra asli daerah yang sarjana dan pengangguran. Dimana peran putra daerah untuk mengisi pembangunan di Paluta ini. Stop bagi-bagi jabatan bagi keuarga," kata Habibi P Harahap dalam orasinya.

Tambahnya, begitu juga pada perusahaan-perusahaan swasta yang berdomisili di Paluta. Berikan kesempatan kepada putra asli daerah untuk bisa bekerja agar angka pengangguran di Paluta dapat menurun. 

"Biarkan Padang Lawas Utara ini menjadi milik kami warga Paluta," ucap Habibi di hadapan Sekda.
Senada juga disampaikan Sandi Kurniawan, pembangunan Kabupaten Paluta dalam 10 tahun ini terselesaikan seperti pelebaran jalan di Paluta yang masih terkendala dan janji mendirikan Universitas Negeri di Kabupaten Paluta. 

"Kami datang untuk mengingatkan Bupati baru supaya melanjutkan pembangunan yang terkendala 10 tahun ini salah satunya adalah mendirikan Universitas Negeri," ungkapnya.

Usai menyampikan orasinya, mereka tidak meminta jawaban dari sekda dan hanya meminta supaya apa yang mereka tuntut itu segera disampaikan ke Bupati dan Wakil Bupati Paluta Andar Amin Harahap dan Hariro Harahap. (Asr9)

Komentar Anda

Berita Terkini