MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Pemkab, Polres dan BNNK Tapsel Kembali Tes Urine Sopir Bus di Jalinsum

harian9.com author photo
Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu didampingi Kapolres Tapsel AKBP. Irwa Zaini Adib, SIK, MH, Kepala BNNK Tapsel AKBP. Dra. Siti Aminah Siregar, memberikan penjelasan terkait razia tes urin terhadap sopir bus angkutan umum di Jalinsum depan Kantor Dinas Perhubungan Desa Marisi Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapsel, Jumat(28/12). (Foto : Riswandy)


TAPSEL| H9
Dalam rangka Operasi Lilin Toba 2018 sekaligus mengantisipasi pengunaan narkoba oleh pengemudi kenderaan umum saat membawa penumpang yang akan mudik menghadapi libur akhir tahun, tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel), Polres Tapel dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapsel kembali menggelar razia tes urin terhadap sopir bus angkutan umum di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) depan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Tapsel di Desa Marisi Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapsel, Jumat(28/12)

Razia narkoba bagi sopir angkutan umum yang melintas membawa penumpang mudik di Jalinsum tersebut, dipimpin Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu didampingi Kapolres Tapsel AKBP. Irwa Zaini Adib, SIK, MH, Kepala BNNK Tapsel AKBP. Dra. Siti Aminah Siregar, perwakilan Kodim 0212/TS, Kasat Narkoba AKP. Zulfikar, SH dan sejumlah personil Polres Tapsel serta BNNK Tapsel.

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu didampingi Kapolres Tapsel, AKBP. Irwa Zaini Adib, SIK, MH, mengatakan, pemeriksaan tes urin ini merupakan bentuk kepedulian yang diberikan pemerintah kepada para pemudik dalam menghadapi Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, dimana, pemerintah berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan kenyamanan kepada para pemudik hingga tiba di tempat tujuan.    

“ Ini bentuk keseriusan dari pemerintah terhadap para pemudik yang sasarannya sopir untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, yang disebabkan karena terindikasi pengemudi yang positif narkoba dan kondisi badan yang kurang sehat, “ kata Bupati.

Syahrul menambahkan, selain tes urine, petugas juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Tapsel melakukan pengecekan kesehatan para pengemudi. Pengecekan ini pun dilakukan dengan tetap mempertimbangkan arus mudik supaya tidak menghalangi perjalanan dari bus yang akan mengantarkan para pemudik.

“ Kita akan terus melakukan tes urine selama lebaran. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan yang diakibatkan oleh kondisi dari pengemudi dan kegiatan ini kita lakukan guna memberikan keamanan dan kenyamanan dalam berlalu lintas kepada para pengemudik, “ ucapnya.

Sementara Kapolres Tapsel AKBP. Irwa Zaini Adib, SIK, MH, mengatakan, kegiatan ini merupakan ragkaian Operasi Lilin Toba 2018, dimana sasaran razia yang digelar kali ini,yaitu angkutan umum yang melintas di Jalinsum depan Kantor Dinas Perhubungan Tapsel ini.

“ Kita akan terus melakukan tes urine selama hari besar keagamaan ini dan upaya yang dilakukan ini untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan yang diakibatkan oleh kondisi dari pengemudi dan  kegiatan ini kita lakukan guna memberikan keamanan dan kenyamanan dalam berlalu lintas kepada para pengemudik, “ ucapnya.

Kepala BNNK Tapsel AKBP. Dra. Siti Aminah Siregar menyampaikan, kegiatan ini sangat positif di laksanakan bagi supir angkutan umum, mengingat para pengemudi bus umum sebagai angkutan masyarakat dan sangat besar manfaatnya apabila seorang pengemudi memahami resiko dan bahaya narkoba.

“ Apabila pengemudi menyadari bahwa resiko dan bahaya narkoba, berarti pengaruhnya sangat besar untuk penyelamatan nyawa penumpang dan mengurangi kecelakaan lalu lintas dan para supir angkutan umum merupakan ujung tombak dalam penyelamatan ribuan nyawa penumpang, “ katanya.

Terpisah, Kasat Narkoba Polres Tapsel AKP. Zulfikar, SH mengatakan, razia gabungan tes urine terhadap sopir angkutan umum ini melibatkan 51 personil terdiri dari personil Polres Tapsel 26 orang, Subdenpom ½-3 Padangsidimpuan 1 orang, TNI 2 orang, BNNK Tapsel 7 orang, Sat Pol PP Tapsel 10 orang dan Dishub Tapsel 6 orang.

Dijelaskannya, razia test urine dilakukan terhadap supir angkutan umum secara acak sebanyak 20 orang. Selain tes urine juga dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi bus, mulai dari sistem lampu kenderaan, kaca spion, ban kendraan maupun ban serap, sistem rem kendraan, sistem kemudi kendraan, pedal rem, kopling, gas serta kelengkapan lain seperti tabung apar, kotak P3K, dongkrak, segitiga pengaman, dll.

“ Dari hasil emeriksaan urine terhadap seluruh sopir bus angkutan, tidak ada ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba dan kami nyatakan emua negative narkoba. Demikian juga tentang kondisi bus, tidak ditemukan kerusakan dan bus layak jalan, “ jelas Kasat.  (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini