MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Perkuat Hubungan Dagang, Indonesia Anugerahkan Primaduta Award Kepada Importir Korsel

harian9.com author photo



SEOUL| H9
Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) terus memperkuat hubungan dalam berbagai bidang, salah satunya perdagangan. Untuk itu, Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar RI Seoul, Indonesia memperkuat hubungan dagang dengan memberikan penghargaan Primaduta Award kepada importir asal Korsel di Wisma Duta KBRI Seoul, Seoul, Korsel pada Kamis (13/12).

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Korea Importer Association (KOIMA) Kang Seong Hun. Selain itu, acara ini dihadiri para wakil perusahaan importir di Korsel.

“Korsel merupakan salah satu mitra penting bagi Indonesia. Hubungan persahabatan Indonesia- Korea Selatan yang sudah terjalin selama 45 tahun, di mana kedua negara saling mendukung satu sama lain melalui kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk perdagangan,” ujar Duta Besar RI Seoul, Umar Hadi.

Sejak 2014, setiap tahun Pemerintah Indonesia menyelenggarakan ajang penganugerahan Primaduta Award sebagai bentuk penghargaan bagi para importir/buyer produk Indonesia di luar negeri yang telah setia mengimpor produk Indonesia ke negaranya masing-masing.

Kali ini, pemenang penghargaan Primaduta Award diberikan kepada Nasan Timber, Co, Ltd dan Hansol Homedeco, Co, Ltd. Kedua perusahaan ini telah berhasil menyisihkan banyak pesaing dari Korsel.

Nasan Timber adalah perusahaan importir sejak 2006 dengan pertumbuhan impor selama lima tahun terakhir sebesar empat persen. Sedangkan Hansol Home Deco merupakan perusahaan importir sejak 2011 dengan pertumbuhan impor selama lima tahun terakhir sebesar sepuluh persen.

Seleksi penghargaan ini didasarkan atas beberapa kriteria, misalnya penilaian berdasarkan besarnya nilai dan kinerja impor dalam lima tahun terakhir. Sementara itu, tim juri merupakan tim independen yang berasal dari berbagai sektor. Tim ini menilai jenis produk yang diimpor dan kontribusi nilai tambah produk tersebut bagi para pelaku usaha di Indonesia.

“Melalui ajang penganugerahan ini, diharapkan para importir Korsel dapat terapresiasi, dan dapat meningkatkan persaingan antar importir Korsel, serta meningkatkan kepercayaan importir Korsel atas pelaku usaha dan produk asal Indonesia. Di samping itu diharapkan para penerima award dapat menyebarkan citra positif Indonesia kepada pelaku usaha Korsel lainnya, sehingga meningkatkan reputasi Indonesia di Korsel,” terang Umar.

Perdagangan merupakan salah satu pilar kerja sama yang mendapat perhatian khusus RI-Korsel. Pada kunjungan kenegaraan Presiden Moon Jae in ke Indonesia tahun 2017, kedua negara sepakat untuk meningkatkan nilai perdagangan hingga USD 30 miliar. 

Berkat komitmen tersebut perdagangan bilateral kedua negara meningkat pada 2018. Menurut Korea International Trade Association, pada periode Januari—Oktober 2018 perdagangan kedua negara tercatat sebesar USD 16,87 miliar, atau naik 12,19 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Komentar Anda

Berita Terkini