MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Proses Pengelolaan dan Pelaporan BUMDes Harus Transparan

harian9 author photo
Wakil Walikota Padangsidimpuan Ir.H.Arwin Siregar, MM, memberikan sambutan, saat membuka pelatihan keterampilan manajemen BUMDes, di di aula SMK Pertanian Tapsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Padangsidimpuan, Kamis(13/12). (Foto : Riswandy)



PADANGSIDIMPUAN| H9 
Pelatihan pengelolan keuangan desa diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para aparatur pemerintah desa, dalam melaksanakan berbagai kegiatan serta program yang nantinya akan di laksanakan di desa. 

Hal itu disampaikan Wakil Walikota Padangsidimpuan Ir. H. Arwin Siregar, MM, saat membuka pelatihan keterampilan manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan, di aula SMK Pertanian Tapsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Padangsidimpuan, Kamis(13/12). 

Kegiatan dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kota Padangsidimpuan Syafaruddin Harahap, S.Sos, Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Setdakota Roy Susanto Siagian, para Camat dan Peserta Pelatihan BUMDes sekota Padangsidimpuan, serta menghadirkan narasumber yang juga Tenaga Ahli P3MD Propinsi Sumatera Utara.

Lebih lanjut Arwin mengatakan, satu hal yang paling penting dalam pengelolaan BUMDes yakni dalam proses pengelolaannya sangat dibutuhkan suatu pengelolan dan pelaporan yang transparan bagi pemerintah dan masyarakat. 

" Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, maka nantinya dalam pengelolaan keuangan desa dapat dilaksanakan dengan lebih cermat, efisien, transparan, partisipatif dan tentunya harus sesuai dengan landasan peraturan perundang-undangan yang berlaku, " ucap Arwin. 

Selain itu, Wakil Walikota Ir. H Arwin Siregar, MM juga mengharapkan, program BUMDes, mampu menggerakkan roda perekonomian di pedesaan yang dikelolah sepenuhnya oleh masyarakat desa. 

" Lembaga ekonomi ini tidak lagi didirikan atas dasar instruksi pemerintah. Namun tujuan pendirian BUMDes antara lain dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes). Karena itu setiap desa dapat mendirikan BUMDes atas prakarsa masyarakat dengan didasarkan pada potensi yang dapat dikembangkan dengan sumber daya lokal, " tuturnya.

Ia juga menekankan, agar proses pengelolaan BUMDes harus dilakukan dengan transparan dan terbuka, termasuk mekanisme check and balance baik oleh pemerintah maupun masyarakat termasuk dalam penyusunan rencana pengembangan usaha.

" Saya tekankan, kepada pengurus BUMDes untuk sungguh-sungguh mengikuti dan berperan aktif dalam mengikuti acara ini dan setelah mengikuti kegiatan ini dapat melaksanakan tugas dengan baik. Pemerintah siap untuk memfasilitasi dalam bentuk pendidikan dan pelatihan dan pemenuhan lainnya yang dapat memperlancar BUMDes,  ” terangnya. 

Sementara itu, Plh. Kadis PMD Kota Padangsidimpuan Syafaruddin Harahap, S.Sos, menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mencapai terbentuknya BUMDes di Desa-Desa sesuai Permendes no. 4 tahun 2015 tentang pedoman pembentukan Badan Usaha Milik Desa dan untuk meningkatkan perekonomian Desa, pendapatan asli Desa serta meningkatkan pengelolaan potensi Desa sesuai kepentingan masyarakat dan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi di Desa. 

Pelatihan diikuti 90 orang peserta dari unsur Kecamatan dan pengurus BUMDes, terdiri dari 13 BUMDes dari Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara  6 BUMDes dari Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu 1 BUMDes dari Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru dan 1 BUMDes dari Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.

" Gunakan waktu dan kesempatan ini dengan baik, agar natinya saudara-saudara dapat memahami serta menguasai semua materi, khususnya yang berkaitan dengan berbagai peraturan perundang-undangan tentang pengelolaan dan manajemen BUMdes, " ucap Syafar. (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini