MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Satgas Kemendes PDTT: Tidak Ada Permasalahan Pengunaan Dana Desa di Tapsel

harian9.com author photo

TAPSEL| H9
Satuan Tugas (Satgas) Dana Desa Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT-RI) menyatakan, hingga saat ini tidak ada ditemukan permasahan penggunaan Dana Desa di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), khususnya di Desa Situmbaga Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapsel, sebagaimana yang pernah dilaporkan masyarakat.

“Dari hasil Monitoring Evaluasi (Monev) di Kabupaten Tapsel, kami tidak ada menemukan permasalahan penggunaan Dana Desa, justru Kabupaten Tapsel salah satu daerah terbaik dalam menjalankan program Dana Desa,“ ujar Koordinator satgas Dana Desa M.Ma'roef Irfahny, saat melakukan monitoring di Kantor Kepala Desa Situmbaga, Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapsel, Selasa (18/12).

Ia mengatakan Kemendes PDTT RI, bersama anggota Satgas Dana Desa lainnya yaitu Erry Diantoro dan Ersian Widyaratri diberi tugas Monev selama 5 hari (17 s/d 21 Desember) dan mereka melakukan Monev ke salah satu Desa yakni Desa Situmbaga Kecamatan Angkola Selatan.

“Setelah kita lakukan cros chek dan konfirmasi dengan pihak-pihak yang terkait dalam pengelolaan Dana Desa di Desa Situmbaga, kami sama sekali tidak menemukan permasalahan seperti apa yang dilaporkan masyarakat. Bahkan penggunaan Dana Desa Situmbaga 2017 berjalan baik,“ tuturnya.

Di hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten , Pemerintahan Kecamatan, Pemerintah Desa, BPD, tokoh masyarakat, Kepolisian, Pendamping Desa, Ma'roef mengatakan, program monitoring dan evaluasi Dana Desa di Kabupaten Tapsel ini atas penugasan Ketua Satgas Dana Desa Kemendes PDTT RI Bibit Samad Rianto mantan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI).

Ia menyatakan dari hasil monitoring dan evaluasi perjalanan program fisik Dana Desa Situmbaga yang bersumber dari dana APBN 2017 pelaksanaanya dilapangan cukup baik dan telah sesuai peruntukan. Hanya saja pihaknya sangat menyayangkan pihak pelapor tidak bersedia hadir saat diundang datang untuk klarifikasi.

“Jadi apa yang ditudingkan beberapa oknum masyarakat terkait dugaan adanya penyelewengan maupun menyalahgunakan bahkan ada dugaan kegiatan fiktif terkait program pembangunan pipanisasi Dana Desa Tahun Anggaran 2017 oleh Pemerintah Desa Situmbaga sama sekali tidak benar,“ tegasnya, seraya ia menyarankan agar kelembagaan desa terus diperkuat.

Lebih lanjut dikatakan, Satgas Dana Desa Kemendes PDTT-RI memiliki komitmen dalam mengkawal perjalanan Dana Desa di seluruh Indonesia. Bahkan pihaknya memberikan pemahaman ke masyarakat terkait manfaat Dana Desa yang bersumber dana dari APBN dan Anggaran Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten/Kota.

“Bila ada yang pihak yang membuat ingin membuat pengaduan bila ada penyimpangan, silahkan saja, tetapi laporannya harus benar-benar akurat dan bisa dipertanggungjawabkan. Pihaknya pasti akan  menindaklanjutinya. Kami tetap focus dalam mengawal penggunaan  Dana Desa,“ terangnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tapsel melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Kabid Pemdes) Ricky Hadamean Siregar, SSTP, mengapresiasi hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan tim Satgas Dana Desa Kemendes PDTT-RI, sehingga apa permasalahan terkait penggunaan Dana Desa dapat diketahui dan dicari solusinya.

Dijelaskannya, selama melakukan monitoring baik secara administrasi dan lapangan, tim Satgas Dana Desa Kemendes PDTT RI bertatap muka dengan seluruh pemangku kepentingan di Kantor Desa Situmbaga Kecamatan Angkola Selatan.

“Dengan turunnya  tim Satgas Dana Desa Kemendes PDTT-RI ke Desa yang diduga memiliki masalah dalam penggunaan Dana Desa, kita semakin mengetahui akar permasalahan dan kini telah menemukan titik terang dan tentunya yang berwenang adalah tim monitoring,“ katanya

Sementara itu, Kepala Desa Situmbaga Harun Ismail Siregar menjelaskan, terkait dana Desa TA 2017, Pemerintahan Desa sudah melaksanakan musyawarah desa terkait tidak dilaksanakan rencana beberapa item program pembangunan di desa Situmbaga seperti pembangunan pipanisasi, rehab Madrasyah, pemagaran Tempat Pemakaman Umum (TPU).

“Alasannya, karena saat batas pengajuan permintaan dana yang bersumber dari Bagi Hasil Pajak Daerah sudah tidak memungkinkan untuk dicairkan pada bulan Desember sehingga sudah dipastikan pengerjaannya tidak akan tercapai. Makanya hasil musyawarah Desa telah kami sepakati untuk ditindaklanjuti di TA 2019 mendatang,“ terang Harun. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar

Tim Satgas Dana Desa Kemendes PDTT RI dipimpin M.Ma'roef Irfahny saat berdialog dengan masyarakat saat melakukan monitoring dan evaluasi dana Desa di Kantor Kepala Desa Situmbaga Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapsel, Selasa (18/12). (Foto: Riswandy)









Komentar Anda

Berita Terkini