Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

Sejumlah Titik Ruas Jalan Desa Di Kecamatan Dolok Tertimbun Longsor

Harian 9 author photo

PALUTA| H9
Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari belakangan ini di kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), menyebabkan sejumlah areal perbukitan dan sejumlah titik di ruas jalan yang menghubungkan 3 desa dikecamatan Dolok yakni desa Sialang Dolok, desa Pagaran Julu II dan desa Siguga terkena bencana longsor.

Pelaksana tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Paluta Ridwan Efendy Daulay SSTP mengatakan, dari laporan yang diterima, kejadian bencana longsor tersebut terjadi pada Kamis (29/11) malam hari.

Katanya setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya langsung menurunkan personil untuk meninjau dan melakukan pemetaan terhadap titik-titik longsor yang terjadi. Dan hasilnya diketahui ada 21 titik yang mengalami longsor di ruas jalan 3 desa dengan kedalaman rata-rata 20 meter dan lebar 30 meter.

“Personil sudah melakukan peninjauan langsung ke lapangan dan dari hasil pemetaan, ada 21 titik di ruas jalan penghubung tiga desa yang mengalami longsor,” ujarnya, Senin (3/12).

Lanjutnya, akibat bencana tersebut aktivitas masyarakat jadi terganggu karena akses jalan terputus dan tidak bisa dilalui oleh masyarakat 3 desa tersebut yang jumlahnya mencapai 88 kepala keluarga (KK) baik menggunakan roda 4 ataupun roda 2. 

Meskipun diketahui tidak ada korban jiwa akibat bencana tersebut, namun terdapat sebahagian tanaman padi milik masyarakat yang tertimbun longsoran tanah dan satu buah tiang listrik milik PLN roboh dan menimpa badan jalan.

“Tingginya curah hujan dan topografi tanah berwarna merah dan gembur mengakibatkan rentan longsor terutama areal perbukitan atau tening yang berada di pinggir jalan,” jelasnya.

Rudwan menambahkan, hal ini sudah dilaporkan kepada pimpinan daerah untuk segera dilakukan penanggulangan dengan langkah awal menurunkan alat berat untuk pemulihan kembali akses jalan yang terhambat.

Karena dikhawatirkan kondisi terputusnya jalan ini akan memberikan dampak pelemahan ekonomi masyarakat karena hasil bumi/perkebunan milik masyarakat tidak bisa diangkut untuk dijual ke pasar.

“Kita sudah laporkan dan meminta untuk segera diturunkan alat berat. Dan informasi terakhir, hari ini alat berat akan diturunkan membersihkan dan memulihkan jalan yang terdampak longsor,” terangnya.

Terpisah, Camat Dolok Gontar S Panjaitan SSTP menyebutkan bahwa pihak BPBD Paluta dan pihak Polsek Dolok serta personil TNI dari Koramil Dolok sudah turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan lokasi longsor.

Katanya, ia juga sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD dan pemerintahan desa dari 3 desa yang terdampak bencana untuk penanggulangan dan penanganan lebih lanjut terutama ruas jalan penghubung desa.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD Paluta, Polsek Dolok serta Koramil Dolok bersama pemerintahan desa untuk penanganannya. Dan saat ini informasinya alat berat sedang dalam perjalanan menuju lokasi titik longsor,” pungkasnya. (Dek9)
Editor: Mardan H Siregar

Personil BPBD Paluta, Polsek Dolok dan pihak kecamatan Dolok saat melakukan peninjauan dan pemetaan titik yang terdampak longsor di 3 desa yang ada di kecamatan Dolok, Sabtu (1/12) lalu. (Akhir S Rambe)










Komentar Anda

Berita Terkini