Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Atas Suksesnya Pelaksanaan DEKLARASI PADI MINANG SUMATERA UTARA. SABTU, 12 JANUARI 2019, DI RUMAH GADANG BM3 SUMUT JL. ADINEGORO NO. 1 MEDAN

Walikota Harapkan F2OT Jadi Ajang Meningkatkan Ekonomi Kreatif

Harian 9 author photo
Ketua panitia F2OT DR.Kiman Siregar. S.TP.M.Si, memberikan sambutan pada pembukaan F2OT tahun 2018 di Alaman Bolak Kota Padangsidimpuan, Rabu (12/12) (Foto : Riswandy)


PADANGSIDIMPUAN| H9
Wakikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH mengharapkan kegiatan Festival Oleh-oleh Tapanuli Bagian Selatan (F2OT) dapat meningkatkan ekonomi kreatif, khususnya dikalangan Usaha Mikro Kecil Menengah dan Industri Kecil Menengah (UMKM-IKM) di wilayah Tabagsel.

“ Kota Padangsidimpuan sebagai kota pendidikan, barang dan jasa dan minim dengan Sumber Daya Alam (SDA) tentunya sangat mengharapkan F2OT ini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat khususnya di sector UMKM-IKM, “ ujar Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH saat membuka kegiatan F2OT tahun 2018 di Alaman Bolak Kota Padangsidimpuan, Rabu (12/12)

Pembukaan yang diawali dengan pemukulan gordang sembilan oleh Walikota dan unsure Forkopimda serta penguntingan pita oleh Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Hj. Taty Aryani Tambunan, SH dan Ketua TP PKK Ny. Derliana Siregar, dihadiri Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, Bupati paluta diwakili Asisten II, Bupati Palas diwakili staf ahlia, Bupati madina, Forkopimda, Wakil Walikota Ir. H Arwin Siregar, MM, Deputi Badan Koordinasi Penanaman Mudak (BKPM) pusat Azhar Lubis. Drs. Panusunan Pasaribu, Direktur Dalam Negeri Kemendagri Bachrum Siregar, Presdir KSPPS-BMI Kamaruddin Batubara, Ir/ Syawaluddin Lubis dari Kementrian ESDM dan undangan lainnya.

Lebih lanjut Walikota mengapresiasi kegiatan F2OT yang telah dua kali dilaksanakan di Kota Padangsidimpuan dan digagas oleh Tabagsel Institute yang didalam organisasi tersebut diisi oleh putra-putri Tabagsel di perantauan dapat mendorong semangat dan inovasi usaha khususnya para pelaku UMKM-IKM yang ada di Tabagsel khususnya di Kota Padangsidimpuan.

“ F2OT merupakan salah satu ajang promosi produk-produk local, kiranya kesempatan ini tidak disia-siakan dan diharapkan organisasi Tabagsel Institute agar tidak hanya melaksanakan kegiatan festival saja, tetapi lebih dari itu organisasi milik putra-putri Tabagsel ini bisa membina UMKM-IKM di daerah untuk bisa mengelola UMKM-IKM secara profesional dan mengupayakan pangsa pasar baik nasional maupun internasional bagi produk unggulan Tabagsel, sebab UMKM-IKM merupakan tonggak peningkatan perekonomian masyarakat “ katanya.

Walikota juga mengajak pelaku ekonomi kreatif yang ada di Tabagsel dapat menunjukan sekaligus mempromosikan produknya dan siap untuk menjadikan F2OT ini menjadi agenda rutin Pemko Padangsidimpuan di akhir tahun, walaupun kegiatannya secara bergiliran sebagai tuan riumah, tapi bisa dilaksanakan du bulan-bula berikutnya.

“ Kepada pelaku UMKM-IKM yang ada di Kota Padangsidimpuan kiranya terus didorong untuk berkolaborasi agar bisa bersama-sama maju, karena, saat ini bukan masanya kita bersaing sesama sendiri namun eranya berkolaborasi. Mari bersama-sama mengenalkan dan memasarkan potensi yang kita miliki, “  katanya.

Sementara Ketua Panitia DR.Kiman Siregar. S.TP.M.Si dalam laporannya menyampaikan, FO2T 2018 ini merupakan FO2T ke-2, dengan rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama 5 hari yang terdiri dari pameran produk UMKM–IKM se Tabagsel, talkshow UMKM–IKM, pertunjukan tari dan seni Tabagsel, lomba Fashion Show muslimah, karnaval beca, tutorial demo masak persembahan dari Asosiasi Jasaboga Indonesia, karnaval anak dan pentas hiburan anak, lomba stand terbaik.

“ Peserta FO2T sebanyak 165 stand yang terdiri dari pelaku UMKM-IKM, dimana ada sekitar 40 stand pelaku UMKM-IKM yang digratiskan oleh panitia, artinya pada pelaksanaan FO2T ini kami melaksanakan subsidi silang sesama pelaku UMKM–IKM Tabagsel, “ terang Kiman.

Ia menambahkan, secara umum ia yang mewakili teman-teman panitia khususnya dari Jabodetabek menyampaikan, FO2T bermaksud untuk membantu pelaku UMKM-IKM dalam meningkatan kualitas dan penjualan produknya, mengintegrasikan hasil-hasil produk UMKM-IKM dengan konsumen pembeli / reseller / supermarket dan masyarakat luas yang ingin membeli produk oleh-oleh Tabagsel, mempertemukan investor per-bank-an dan swasta nasional dengan pelaku usaha UMKM-IKM untuk melakukan investasi bisnis, memberikan contoh nyata dan dorongan positif untuk generasi milenia anak-anak muda potensial Tabagsel untuk melirik bisnis ekonomi kreatif UMKM-IKM yang sangat potensial di Tabagsel serta memperkenalkan adat, seni budaya, destinasi wisata dan kuliner yang besar potensinya di Tabagsel.

“ Semua tujuan dan harapan tersebut untuk tahun ke 2 FO2T than 2018 ini sudah Kami tuangkan dalam OnLine-Shop oleh-oleh Tabagsel. Terima kasih kepada Pemerintah Daerah Tabagsel khususnya Kota Padangsidimpuan, karena dukungan penuh dari Bapak Walikota dan Wakil Walikota semenjak dilantik sekitar tanggal 28 September 2018 yang lalu, alhamdulillah sekitar 3 bulan panitia bekerja dan kami berusaha maksimal untuk mensukseskan FO2T tahun ini, “ tuturnya.

Penanggungjawab kegiatan Ir. Ali Muda Siregar juga mengatakan, kegiatan festival oleh-oleh yang akan digelar oleh tabagsel Institute bertujuan untuk menumbuhkembangkan berbagai produk unggulan UMKM yang bisa dijadikan “oleh-oleh” dari Tabagsel.

“ Selain untuk memperkenalkan produk-produk UMKM dan para pelaku dunia usaha dengan pihak investor diwilayah Tabagsel, festival ini harapan kita semua produk daerah dikenal tingkat nasional maupun internasional. Tabagsel merupakan daerah yang kaya dan subur namun sejauh ini industri hilir dari berbagai produknya belum bisa menjangkau semua nusantara. Untuk itu kita inisiasi dengan kegiatan ini,” jelasnya. (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini