MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Walikota Padangsidimpuan Pimpin Pemusnahan E-KTP Rusak

harian9 author photo
Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH bersama Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH, Kadis Dukcapil Fakhruddin Siregar, S.Sos, Kasatpol PP Abiuddin Harahap SSTP, MM memperlihatkan E-KTP rusak yang akan di musnahan dengan cara di bakar di halaman Kantor Walikota Padangsidimpuan, Jum,at (21/12). (Foto : Riswandy)


PADANGSIDIMPUAN| H9
Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH memimpi pemusnahan Kartu Tanda Penduduk Ekektronik (E-KTP) yang rusak dan invalid, berlangsung di halaman Kantor Walikota Padangsidimpuan, Jum,at (21/12).

Pemusnahan E-KTP rusak dan invalid dengan cara dibakar tersebut, disaksikan Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH, Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Padangsidimpuan Fakhruddin Siregar, S.Sos, Kabid Kependudukan M.Munawir.Lubis.SSTP, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padangsidimpuan, Abiuddin Harahap SSTP, MM dan sejumlah pimpinan OPD.

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH menyampaikan, pemusnahan E-KTP rusak dan invalid tersebut, merujuk pada surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor : 470.13/111/6.SJ, tertanggal  13  desember  2018 , perihal penatausahaan E-KTP rusak atau invalid yang ditujukan kepada Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia.

“ Ada sebanyak 7746 lembar E-KTP rusak dan invalid yang dimusnahkan dengan cara dibakar, yang tujuannya untuk mencegah penyalahgunaan, serta menghindari asumsi negative dari masyarakat terkait data kependudukan khususnya kepemilikan E-KTP, “ ujar Walikota.

Walikota juga menjelaskan, pemusnahan E-KTP yang rusak atau Invalid dan tidak dapat  di pergunakan dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang pemusnahan E-KTP. Dia berharap pemusnahan  E-KTP rusak  atau  invalid  ini  tidak  menyurutkan  semangat   bagi warga Kota Padangsidimpuan untuk tetap melakukan perekaman bagi yang belum memiliki E-KTP.

“ Kepada Dinas Dukcapil saya tekankan agar pelayanan yang telah berjalan selama 17 tahun yang selama ini telah baik agar terus ditingkat kan guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya dalam pelayanan administrasi kependudukan, “ tegas Irsan.

Sementara itu, Kadis Dukcapil Kota Padangsidimpuan Fakhruddin Siregar, S.Sos, melaporkan, ribuan E-KTP yang dimusnahkan ini adalah E-KTP yang rusak dan invalid baik secara fisik maupun data yang invalid karena adanya perubahan elemen data seperti perubahan status, alamat maupun kesalahan input data.

Menurutnya, pemusnahan E-KTP rusak dan invalid ini juga dalam rangka penertiban administrasi sebagai upaya peningkatan pelayanan, kewaspadaan dalam administrasi kependudukan dan serta mengindari penyalagunaan e KTP yang rusak atau invalid.

“ Pemusnahan E-KTP yang kami lakukan ini sebagai bentuk komitmen Pemko Padangsidimpuan khususnya Dinas Dukcapil, untuk menjaga, mencegah dan menjamin tidak terjadinya penyalahgunaan E-KTP yang rusak terhadap perbuatan atau tindakan yang bertentangan dengan hukum, ” tegas Fakhrudin.

Terpisah, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat luar biasa, karena dengan adanya pemusnahan E-KTP yang tidak berlaku lagi dapat mendukung kegiatan pemilu 2019.

Ia menjelaskan bahwa satu orang memiliki satu E- KTP untuk seumur hidup. Oleh karena itu pemusnahan E-KTP ini agar tidak ada yang memiliki dua KTP. “ dengan KTP ganda, banyak orang sekarang memanfaatkan identitas ini untuk melakukan penipuan guna mencapai tujuannya.

“ Dengan adanya pemusnahan ini membuat keraguan masyarakat selama ini akan dapat teratasi, agar E-KTP yang akan kita musnahkan ini dapat menjadi sumber masalah lagi yang dapat mengganggu Persatuan serta Kesatuan yang telah terjaga selama ini, “ terang Kapolres. (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini