MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Dinas Perdagangan Kota Medan Ubah Sistem Tera Ulang Pada Pompa SPBU Guna Hindari Permainan

harian9.com author photo
Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan, Armansyah Lubis pada saat wawancara dengan awak media di Medan.


MEDAN| H9 
Guna menghindari kecurangan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) di Kota Medan, Pemko Medan melalui Dinas Perdagangan akan merubah sistem tera ulang. Selama ini tera ulang yang dilaksanakan di SPBU di awali dengan turunnya tim pengawas kemudian baru turun tim Tera Ulang. 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan, Armansyah Lubis, mengatakan, kedepannya sistem akan dibalik, tim tera terlebih dahulu diturunkan untuk melakukan tera ulang pada pompa ukur BBM yang keluar dari nozzle dimana tera ulang itu merupakan prosedur wajib bagi setiap SPBU. 

"Selanjutnya pengawas turun untuk melakukan apakah tera ulang yang dilaksanakan sudah benar. Saya akan rubah sistemnya sehingga tidak ada lagi permainan yang diduga dilakukan oleh penera ulang bersama pihak SPBU," katanya usai menghadiri sosialisasi tera ulang kepada 98 pengusaha SPBU di Medan, Selasa (22/1/2019).

Armasyah menambahkan, banyaknya pengusaha tidak mengetahui jadwal pelaksanaan tera ulang menimbulkan tanda tanya,  karena tera ulang dipegang oleh Pemko Medan sejak 2017 lalu yang sebelumya dilaksanakan oleh Provinsi Diakuinya tidak masuk diakal jika pengusaha SPBU tidak tau akan wajibnya dilakukan tera ulang. 

"Kami menduga selama ini tidak pernah dilakukan tera ulang  bahkan ada permainan penera dengan SPBU. Kenapa kemarin kami tangkap, karena yang disegel itu hanya yang diatas, badan ukurnya yang  tiga itu tidak disegel. Dibawah itu sebenarnya yang harus disegel , karena dari situ minyak keluar ke Nozle, ada pada ini?," ungkapnya.

Untuk menyikapi ini, pihaknya akan rutin melakukan tera ulang terhadap SPBU di Medan  1 tahun sekali. Dengan mengubah sistem sebelumnya guna memperketat terjadinya kecurangan yang merugikan masyarakat  banyak. 

"Bahkan saya tidak segan merumahkan staf saya jika terlibat, saat ini sudah 2 staf saya di rumahkan karena ketahuan nakal melakukan permainan dengan pihak SPBU," tegasnya.

Saat ini sudah ada 2 orang anggotanya di panggil untuk diperiksa oleh Polda Sumatera Utara terkait keterlibatan kecurangan di SPBU yang baru saja di segel oleh Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan di salah satu SPBU di kawasan ringroad. (Jae9)
Komentar Anda

Berita Terkini