MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

DPRK Setujui Rancangan Qanun Penyertaan Modal PDAM Tirta Tamiang

harian9.com author photo

ACEH TAMIANG| H9
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang gelar rapat paripurna Penetapan Rancangan Qanun tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Kepada PDAM Tirta Tamiang, hal tersebut diketahui setelah tiga juru bicara Fraksi selesai memberikan pandangan akhir, Jumat (11/01/2019).

Rapat Paripurna Penutup tersebut mengagendakan Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi sekaligus pengambilan keputusan dan pembacaan putusan DPRK Aceh Tamiang  Nomor 1 Tahun 2019 tentang Persetujuan Penetapan Rancangan Qanun Kabupaten Aceh Tamiang Tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Kepada PDAM Tirta Tamiang.

Pendapat Fraksi Partai Aceh disampaikan oleh Miswanto, SH yang menyatakan, Qanun yang telah disahkan nantinya dapat disosialisasikan kepada seluruh masyarakat. 

"Sehingga dalam penerapan dapat bermanfaat dan berjalan sebagaimana mestinya," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Fraksi Merah Putih  melalui H. Saiful Sofyan, SE memberikan masukan  agar  program bantuan sambungan air bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat diikuti secara berkelanjutan.

"Sebagaimana diketahui program MBR sudah pernah dilakukan pada tahun 2015, kemudian  tahun 2019 ini," terangnya.

"Program tersebut sangat penting untuk mengejar cakupan layanan minimal 80 perssen kepada masyarakat akan kebutuhan air bersih, dimana untuk saat ini baru terlayani sekitar 30 perssen," jelas Syaiful.

Dalam kesempatan tersebut Fraksi Tamiang Sekate melalui  Sumiyem, S.Pd menyatakan, kami meminta agar nama calon penerima bantuan Pemasangan Instalasi air Bersih tidak dipersulit.

"Sehingga program tersebut dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.

Di kesempatan tersebut Bupati Aceh Tamiang dalam Sambutan yang dibacakan oleh wakil Bupati H.T. Insyafuddin, ST mengatakan, Rancangan Qanun Tentang Penyertaan Modal Pemkab Aceh Tamiang Kepada PDAM Tirta Tamiang merupakan bagian dari persyaratan pengajuan program hibah akses air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah kepada Dirjen Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan RI.

“Kita berharap program hibah air minum ini dapat membantu masyarakat Aceh Tamiang yang kurang mampu menikmati sambungan air bersih sampai kerumahnya, dengan total 3000 sambungan sampai tahun 2021 nanti," ungkap Wakil Bupati.

Turut hadir pada Rapat Paripurna tersebut Unsur Forkopimda, Para Kepala SKPK dan undangan lainnya. (Dani9)
Editor: Mardan H Siregar

(Foto: Amnur Dani)


Komentar Anda

Berita Terkini