MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Ketua KPU Tapsel : Pers Miliki Peran Penting Dalam Proses Pemilu 2019

Harian 9 author photo
Ketua PWI Tabagsel, Hairul Iman Hasibuan saat menyerahkan SK kepengurusan dan nama serta jumlah anggota PWI Tabagsel kepada Ketua KPU Tapsel Panataran Simanjuntak, M.Hum usai acara audensi di Sekretariat PWI Tabagsel di Jalan Tapian Nauli Padangsidimpuan, Selasa (8/1). 


TAPSEL| H9
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Panataran Simanjuntak, M.Hum menyebutkan, media massa (pers) dapat menjadi salah satu kunci penting dalam proses dan suksesnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Karena itu, KPU yang bertugas sebagai pelaksana Pemilu selalu berupaya untuk menggandeng media massa sebagai mitra strategis sehingga Pemilu dapat berjalan lancar dan aman.

" Begitu strategisnya peran media massa tersebut, maka media massa memiliki peran penting demi suksesnya Pemilu, ” kata Ketua KPU Tapsel Panataran Simanjuntak, M.Hum usai beraudensi dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) di Sekretariat PWI Tabagsel Jalan Tapian Nauli Padangsidimpuan, Selasa (8/1). 

Pada pertemuan audensi tersebut, Ketua KPU Tapsel Panataran Simanjuntak yang juga Komisioner Divisi keuangan, Umum, Logistik dan Rumah Tangga didampingi anggota Komisioner lainya masing-masing Sawaluddin Lubis (Divisi Teknis dan penyelenggara),  Efendi Rambe (Divisi Perencanaan dan Data), Kemri Safi'i (Divisi Hukum dan Pengawasan) dan Zulhajji Siregar (Divisi Sosialisasi, Pendidikan, SDM dan Parmas) menyampaikan  kedatangan mereka bertemu bersama pengurus dan anggota PWI Tabagsel tidak lain membangun silaturahmi sekaligus berharap kerjasama pemberitaan program-program KPU sehingga tersosialisasi dengan baik.

" Kita sangat bangga dengan PWI atas sambutannya pada kunjungan kali ini. Kami berharap kedatangan kami terbangun sinergitas yang baik dan kedepannya wartawan PWI lebih aktif dalam memberikan kontribusi pemikiran termasuk dalam memberitakan kegiatan program kami berjalan, " katanya.

Lebih lanjut Panataran mengatakan, pers bisa merepresentasikan keinginan publik yang dapat dituangkan dalam masukan kepada pemerintah ataupun penguasa melalui karya jurnalistik di media massa, apalagi pers memiliki jaringan yang mengakar di tengah masyarakat dan lepas dari struktur birokrasi dan pemerintahan. Oleh karena itu penting, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya keberadaan pers, “ katanya.

Selain itu kata Panataran,  Pers juga memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi (sosialisasi) mengenai proses dan ketentuan Pemilu, kinerja peserta pemilu, serta hak dan kewajiban pemilih. Pemilu tidak akan membawa perbaikan jika publik tidak mendapatkan informasi yang benar dan berimbang, menyangkut sistem pemilihan serta kualitas baik calon legislatif maupun calon presiden.

" Melalui peran tersebut pers ikut aktif melakukan pendidikan politik, yaitu membantu masyarakat menentukan pilihan politik mereka. Selain itu, pers juga berperan penting dalam melakukan kontrol atas pelaksanaan pemilu, dengan melaporkan praktik-praktik curang, sejak tahap pendaftaran pemilih hingga penghitungan suara, “ tegasnya.

Ia menambahkan, media massa juga sebagai elemen yang dapat mencegah konflik sebagai ekses dari pelaksanaan Pemilu, karena  selain berperan penting dalam pengawasan Pemilu, media massa bisa menjadi agen pengawas Pemilu untuk untuk menengahi potensi konflik yang mungkin terjadi. Hal ini bisa dilakukan jika pers membuat berita secara benar dan profesional.

" Saya mengajak insan pers khususnya yang tergabung dalam wadah PWI untuk sama-sama turun mensukseskan Pemilu 2019, sehingga dengan pemberitaan dan sosialisasi yang ditulis wartawan melalui media massa masing-masing dapat meningkatkan partisipasi pemilih khususnya di Kabupaten Tapsel dan kami sangat membutuhkan peran pers menuju Pemilu yang bersih, jujur, adil dan demokrasi, “ paparnya. 

Sementara itu Ketua PWI Tabagsel Hairul Iman Hasibuan didampingi pengurus dan anggota masing-masing Nimrot Siregar, Mohot Lubis, Kodir Pohan, Laidin Pohan dan Ikhwan Nasution menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Komisioner KPU Tapsel ke PWI Tabagsel, apalagi langkah yang dilakukan KPU dalam membuka hati dalam membangun kerjasama dengan PWI. 

" Wartawan yang bernaung di wadah PWI Tabagsel siap membangun sinergitas dalam pemberitaan terkait program KPU Tapsel, khususnya dalam mensukseskan Pemilu 2019 yang akan  berlangsung 17 April 2019 agar berjalan sukses, aman dan lancar, " terang Iman.

Pada kesempatan itu juga, Ketua PWI Tabagsel Hairul Iman Hasibuan, menceritakan tentang sejarah berdirinya PWI dan sistim perekrutan anggota PWI, yang mana, untuk menjadi anggota PWI seorang wartawan harus memahami kode etik jurnalistik dan UU Pers serta memiliki sikap kepribadian yang baik.

" Selain itu, PWI juga tetap menjalankan programnya melalui Uji Kopetensi Wartawan (UKW) agar anggota wartawan PWI lebih professional dalam menjalankan tugas jurnalistik, “ ungkap Hairul Iman.

Audiensi diakhiri dengan penyerahan jumlah dan nama-nama anggota PWI Tabagsel serta SK kepengurusan PWI Tabagsel oleh Ketua PWI, Hairul Iman Hasibuan kepada Ketua KPU Tapsel Panataran Simanjuntak, M.Hum. (Wan9)  
Komentar Anda

Berita Terkini