MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Kunjungi Ponpes Darussalam Parmeraan, Gubsu Disambut Ribuan Santri

Harian 9 author photo
Gubsu Edy Rahmayadi disambut hangat oleh tokoh masyarakat dan ribuan santri saat berkunjung ke Ponpes Darussalam Parmeraan, kecamatan Dolok, kabupaten Paluta, Selasa (8/1). (AKHIR S RAMBE)



PALUTA| H9
Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama beserta ribuan santri/wati menyambut haru Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis Edy Rahmayadi bersama rombongan saat mengunjungi pondok pesantren Darussalam Parmeraan, kecamatan Dolok, Padang Lawas Utara (Paluta), Selasa (8/1).

Dalam kunjungannya, Gubsu Edy Rahmayadi bersama rombongan didampingi oleh Bupati Paluta Andar Amin Harahap SSTP MSi beserta sejumlah pimpinan OPD Paluta dan disambut oleh pimpinan Ponpes Darussalam Parmeraan H Efendi Ritonga beserta sejumlah tokoh masyarakat dan ribuan santri/wati Ponpes Darussalam.

Dalam sambutan Gubsu saat acara temu ramah mengaku bangga dan terharu bisa berkunjung ke Ponpes Darussalam Parmeraan dan bertemu ribuan santri, yang rela jauh dari rumah dan keluarga, demi mengaji dan belajar ilmu agama. 

“Saya baru kali ini mengetahui kalau ada pesantren di tengah hutan, saya terharu dan bangga begitu sampai di sini. Meski jalan yang ditempuh cukup jauh dengan kondisi jalan yang memprihatinkan. Tetapi sampai di sini, saya merasa mencium harumnya surga, karena di sini tempatnya para calon penghuni surga” ujarnya. 

Selain itu, lokasi yang jauh dari keramaian, membuat Gubsu salut kepada para santri yang telah memilih untuk belajar agama di Pesantren Darussalam Parmeraan. Namun hal tersebut akan membuat para santri lebih khusuk dalam menimba ilmu, khususnya tahfiz Qur’an. "Mereka di sini sangatlah baik dalam belajar karena tidak terkontaminasi dari dunia luar, juga mampu belajar dengan khusuk dan tekun," ujar Edy Rahmayadi.

Karena itu, Edy pun sempat bercanda, meski dia seorang Gubernur, dirinya tidak sanggup menjadi imam karena dalam pemahaman dan lafaz bacaan Al Qur’an tidak sefasih para santri. 

"Saya akui tak mungkin sanggup menjadi imam sholat, meski saya seorang Gubernur, karena lafaz Qur’an saya tidak fasih seperti mereka," kata Edy Rahmayadi, setelah menguji hafalan ayat AlQuran para santri.

Karena itu, Gubsu mengajak semua umat Islam di Sumut untuk terus bersyukur kepada Allah atas rahmat dan karunia. Serta meminta kepada para santri dan seluruh masyarakat mendoakan dirinya untuk memimpin Sumut bermartabat.
Di kesempatan tersebut, Gubsu juga berjanji akan membantu pembangunan sarana dan prasarana pesantren. Juga akan berkoordinasi dengan Bupati Paluta untuk membenahi infrastruktur jalan di sekitar pesantren tersebut.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Parmeraan H Efendi Ritonga menyampaikan terimakasih atas kunjungan Gubsu Edy Rahmayadi bersama rombongan ke pesantrennya. Karena, kedatangan Gubsu sangat berarti bagi pesantren dan para santri.

Efendi Ritonga mengatakan, sebelum Gubsu datang dirinya sempat membuka Al Qur’an dan ayat yang pertama didapatnya adalah surah Al A’raf ayat 94 yang artinya ‘Kami tidak mengutus seorang nabi pun kepada suatu negeri, melainkan kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan supaya mereka tunduk dan merendah diri’.

"Di ayat tersebut kita bisa ambil kesimpulan bahwa pimpinan yang diberikan Allah SWT untuk memimpin Sumut adalah manusia yang tunduk dan rendah diri kepada Allah, juga pada masyarakatnya,"ujarnya.

Disampaikan juga, bahwa pihaknya akan selalu mendukung program dan kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dibawah kepemimpinan Gubsu Edy Rahmayadi, yang Insya Allah amanah dan hamba Allah yang taat.

Efendi Ritonga juga menuturkan, bahwa pesantren tersebut sudah dibangunnya sejak tahun 1994. Meski dulunya para santri harus menempuh jalan kaki ke asrama dengan jarak puluhan kilometer, tidak menjadi halangan. Karena itu, dengan adanya rencana Gubsu dan Pemkab Paluta membangun jalan sangat disambut baik, agar akses menjadi lebih mudah dan cepat sampai.

“Saat ini, jumlah santri dan santriwati sebanyak 1200 orang, yang berasal tak hanya dari Sumut, tetapi ada juga dari luar daerah seperti Riau bahkan Jakarta,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Paluta Andar Amin Harahap SSTP MSi berharap semoga dengan kehadiran Gubernur Sumatera Utara merupakan energi baru kepada para santri bahwa pemimpin tingkat provinsi mau hadir di lokasi pesantren ini.

Ia juga berharap pemerintah provinsi bersedia melakukan koordinasi dengan pihak Pemkab Paluta untuk meningkatkan membangun infrastruktur jalan menuju lokasi pesantren dan beberapa desa lainnya yang nantinya dilalui. (Asr9)
Komentar Anda

Berita Terkini