MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Mediasi Perwakilan Buruh dan Wabup Sergai, Dilarang Liput Oleh Satpol-PP

harian9.com author photo



SERGAI| H9
Duaratusan buruh tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja Buruh Bersatu Serdang Bedagai (ASPBB-SB) geruduk kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Senin (21/1) sekira pukul 12:00 WIB. Akibatnya, jalinsum yang berada didepan kantor Bupati Sergai menjadi macat, sehingga personil Lantas Sergai lakukan buka tutup guna menghindari kemacatan.

Gabungan lima organisasi buruh ini terdiri dari  DPC SBSI 1992 Sergai diketuai Marsalis SH, KC, F.SPMI  Sergai di ketuai M. Lui Nasution, PC.FS.PPP Sergai diketuai Gober Hermanto, DPC F.SPTI-K.SPSI Sergai diketuai Ferry Fratama, SE, OSPKKM diketuai Sido Prayetno dan mengatasnamakan ASPBB-SB  meminta kepada Pemkab Sergai segera merumuskan dan menetapkan Upah Minimum Sektor Kabupaten (UMSK) Sergai Tahun 2019.

Menggunakan alat pengeras suara Marsalis SH juga menuntut kepada Pemkab Sergai untuk menjadikan perkebunan menjadi sektor pada UMSK  Sergai, selain itu meminta kepada pemerintah untuk tidak menghilangkan satu pun sektor yang sudah ada pada UMSK Kabupaten dan selain itu, Pemerintah untuk serius dalam menangani dan menindak perusahaan yang menjalankan hak normatif dan melakukan pelanggaran undang-undang ketenagakerjaan yang ada.

” Cabut PP No 78 Tahun 2015 tentang perubahan karena itu ada dampak pada buruh, buruh Sergai bukan buruh kaleng-kaleng, buruh Sergai sangat tertindas”.

Sekitar 20 menit melakukan orasi, beberapa perwakilan langsung diterima Wabub Sergai H. Darma Wijaya beserta OPD yang terkait di ruangannya, namun sangat di sayangkan pertemuan itu tertutup untuk media karena dilarang oleng petugas Sat Pol PP.

Kasatpol-PP Sergai, Fajar Simbolon ketika dikonfirmasi melalui selular, malam harinya enggan mengangkat hapenya.Tidak seperti biasa selalu tanggap, apakah karena berita aksi ini terkait Satpol-PP yang melarang wartawan sudah naik di media online.-(biets9)
Komentar Anda

Berita Terkini