MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT* SELURUH JAJARAN PEMIMPIN UMUM, PEMIMPIN REDAKSI, WARTAWAN DAN KARYAWAN HARIAN9 MENYAMPAIKAN TURUT BERDUKA CITA ATAS WAFATNYA BAPAK PROF. Dr. Ing H. BJ. HABIBIE. IN SYAA ALLAH HUSNUL KHATIMAH. SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN TEMPAT TERBAIK DI SURGA-NYA. AAMIIN"

Panjat Pohon Kelapa, Pemuda Tewas Disambar Petir

harian9 author photo

PADANGSIDIMPUAN| H9
Ariston Ahmad Jarot Lumban Tobing (15) Warga Jalan Labuhan Labo Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara  Kota Padangsidimpuan tewas di sambar petir saat memanjat pohon kelapa di persawahan milik warga Desa Tarutung Baru Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan, Jumat (11/1), sekira pukul 17.00 WIB.

Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa lagi dan dari kondisi tubuh korban, terlihat bagian tangan hitam dan mengalami luka bakar, sedangkan bagian kepala korban dalam mengalami bocor dan robek akibat sambaran petir.

Informasi yang dihimpun, Minggu (13/1), pada Jumat (11/1) sekira pukul 17.00 WIB pada saat itu korban sedang memanjat pohon kelapa untuk mengambil nira di lokasi persawahan milik salah satu warga di Desa Tarutung Baru Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan.

Pada saat itu kondisi cuaca agak mendung dan sesekali terdengar suara gemuruh petir di angkasa, namun korban terus melakukan aktivitasnya untuk mengambil nira dan korban tidak menghiraukan kondisi cuaca.

Tiba-tiba saja suara petir cukup kuat terdengar cukup dekat dengan pohon kelapa yang dipanjat korban dan korban terjatuh dari pohon kelapa tanpa bergerak lagi. 

Warga petani yang  sedang melintas dan mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan pertama dengan mengusap ke seluruh badan korban dengan lumpur, namun nyawa korban tidak dapat tertolong (meninggal dunia), selanjutnya korban dibawa kerumah korban Jalan Labuhan Labo Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan.

Sementara itu, personil Polres Padangsidimpuan melalui piket SPKT mendapat informasi adanya seorang tergeletak di lokasi persawahan diduka akibat terkena sambaran petir di lokasi persawahan milik warga Desa Tarutung Baru Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan.

Dari informasi tersebut piket fungsi dan bersama tim indentifikasi Polres Padangsidimpuan menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pada saat menuju TKP ternyata korban sudah di bawa ke rumah duka dan dinyatakan telah meninggal dunia.

Selanjutnya petugas mengamankan barang bukti, mengambil sidik jari korban, mencatat identitas korban serta keluarga dan saksi-saksi. Sedangkan keluarga korban sendiri tidak bersedia korban di bawah ke Rumah Sakit untuk di visum dengan membuat surat peryataan setelah korban dikebumikan.

Dari keteranga saksi masing-masing, Janas Pasaribu (30) warga Pasar Tangsimanunggang dan Lunter Sihite (32) warga Desa Labuhan Rasoki Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan bahwa korban tewas akibat sambaran petir sewaktu korban sedang memanjat kelapa untuk mengambil nira kelapa.

“Pada saat korban memanjat pohon kelapa petir menyambar pohon kelapa sehingga mengenai korban dan korban terjatuh dari pohon kelapa dan kami berupaya memberikan pertolongan pertama kepada korban dengan melumuri lumpur ke tubuh korban, namun nyaewa korban tidak tertolong lagi,“ ucap Janas Pasaribu dan Lunter Sihite. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar

Petugas kepolisian saat melakukan identifikasi terhadap korban Ariston Ahmad Jarot Lumban Tobing yang meninggal dunia akibat di sambar petir, Jumat (11/1). (Foto: Riswandy)



Komentar Anda

Berita Terkini