Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Atas Suksesnya Pelaksanaan DEKLARASI PADI MINANG SUMATERA UTARA. SABTU, 12 JANUARI 2019, DI RUMAH GADANG BM3 SUMUT JL. ADINEGORO NO. 1 MEDAN

Polsek Medan Baru Tembak Sindikat Curanmor

Harian 9 author photo
Tersangka Sindikat Curanmor, Johan Putra Ditembak Kaki Kananya oleh Tim Pegasus Pimpinan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu M. Said Husein, SIK, SH, dan Panit II Reskrim Ipda Immanuel Ginting, SH, MH. (Joko Hendro)


MEDAN| H9
Tim Pegasus Polsek Medan Baru dipimpin Kanit Reskrim Iptu M. Said Husein, SIK, SH, bersama Panit I Ipda Immanuel Ginting, SH, MH, berhasil menangkap seorang sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Kamis (24/1/2019) sore.

Namun karena berusaha kabur dan tidak menghiraukan tembakan peringatan, akhirnya Tim Pegasus memberi hadiah " Timah Panas " ke kaki pelaku kanan, Johan Putra (32) warga Jalan Bunga Cempaka Pasar III Padang Bulan.

Sumber dikepolisian menyebutkan, Kamis 24 Januari 2019 sekitar pukul 07.00 WIB, Sofyan Arbi (21) warga Jalan Letjen Jamin Ginting Komplek Citra Garden Blok A - 5 No. 35 Padang Bulan datang ke Komplek Pertokoan Citra Garden untuk bekerja seperti biasa di Ayam Presto Cabe Hijau dan memarkirkan Sepeda Motornya Honda CB 150 R BK 5173 NAS disamping tempat korban bekerja dalam keadaan stang terkunci. 

Melihat hal itu, pelaku tiba - tiba datang dan mengambil sepeda motor milik korban dengan merusak lubang kunci menggunakan kunci  Letter T. 

Merasa tidak senang, korban selanjutnya mengadu ke Polsek Medan Baru. Dan sorenya, sekitar pukul 15.30 WIB, 
korban yang sedang istirahat kerja keluar ruangan dan melihat pelaku mendorong sepeda motor miliknya lalu korban berteriak dan pelaku mencoba melarikan diri.

Mendengar hal itu, Tim Pegasus bersama Kanit Reskrim Iptu M. Said Husein, SIK, SH, dan Panit II Reskrim Ipda Immanuel Ginting, SH, MH, yang sedang melintas di TKP mencoba mengejar pelaku, namun dia tetap melarikan diri.

Takut Target Operasinya (TO) buyar, sehingga diberi tembakan peringatan ke udara, namun tidak dihindahkan juga, akhirnya diambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya lalu diboyong ke RS Bhayangkara Medan.
Ketika diinterogasi, tersangka mengaku telah beberapa kali melakukan aksi kejahatan yang sama di wilayah hukum Polrestabes Medan diantaranya,  
1. Pencurian Sepeda Motor 363 Ranmor sekira Bulan 8 Tahun 2018 sekitar pukul 19.00 WIB di daerah Pokok Mangga Simalingkar.

Dalam aksinya, tersangka bermain bersama, Sandi, Kapur, Gobang dan hasilnya Sepeda Motor Vario mereka jual dengan mendapat imbalan Rp250.000. dan tersangka Johan Putra berperan sebagai Joki.

Kemudian mencuri Sepeda motor sekitar Bulan November 2018 sekira pukul 04.00 WIB di Kost -  kosan Pasar II Tanjung Sari, bermain sama Rizky. Hasilnya Sepeda motor Vario 150 warna putih dan dapat imbalan Rp1 Juta dan berperan sebagai joki.

Selanjutnya mencuri sepeda motor sekitar Bulan November 2018 sekira pukul 18.30 WIB di Jalan Sunggal, main bersama Agung dan hasilnya Honda Beat Tahun 2014 warna hitam mereka jual dengan mendapat imbalan Rp800.000 dan tersangka Johan Putra berperan sebagai joki.

Lalu, Bulan Desember 2018 sekitar pukul 18.30 WIB, mencuri sepeda motor Honda Beat di Kampung Susuk (Kost - kosan) dan bermain dengan Devine. Hasilnya dijual dengan mendapat imbalan Rp1,8 Juta dan berperan sebagai pemetik.

Sedangkan Bulan Desember 2018 sekitar pukul 18.30 WIB, tersangka Johan Putra bermain bersama Pian, Devine dan Topan di Kampung Susuk (Kost - kosan) dengan hasil sepeda motor Vario 125 dengan mendapat imbalan Rp500.000 dan berperan sebagai pemetik.

Sementara, Bulan Januari 2019 sekira pukul 14.00 WIB, beraksi di Jalan Eka Budi (Johor) bersama, Niko dan H Yamaha Vega R mereka jual dengan mendapat imbalan Rp800.000, tersangka berperan sebagai pemetik.

Bulan Januari 2019 sekitar pukul 18.30 WIB beraksi di Kampung Susuk (Kost - kosan) bersama, Supri. Hasilnya Honda Vario lama mereka jual dan mendapat imbalan Rp800.000. berperan sebagai pemetik.

Dan terakhir, 24 Januari 2019 sekitar pukul 16.00 WIB mencuri sepeda motor CB 150 di Pertokoan Citra Garden dan tertangkap.
Tersangka Johan Putra, Bulan September 2011 pernah dihukum terlibat kasus narkoba dengan vonis 10 bulan penjara.

Dan Bulan Agustus Tahun 2012, tersangka juga pernah ditangkap dalam kasus narkoba dengan vonis 5,3 bulan penjara. 

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H. Tobing, SH, SIK, MH, kepada Wartawan membenarkan adanya penangkapan tersebut. 

" Tersangka yang sindikat curanmor itu terpaksa ditembak, karena tidak menghiraukan petugas," jelas mantan Kapolsek Medan Kota. (HJ9)
Komentar Anda

Berita Terkini