MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Strategi Kemendag Tahun 2019

harian9.com author photo

JAKARTA| H9
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pada acara Konferensi Pers awal tahun 2019 di kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (10/1) mengingatkan beberapa hal yang perlu diantisipasi baik di lingkup global maupun domestik guna menjaga stabilisasi ekonomi Indonesia di masa depan.

Pada lingkup global, hal-hal yang perlu diantisipasi yaitu perekonomian global yang tumbuh melambat 3,7 persen, volume perdagangan dunia yang tumbuh 4 persen, serta harga beberapa komoditas nonmigas seperti minyak sawit, karet, kopi, kakao, teh, udang, kayu gergajian, dan barang tambang (aluminium, tembaga, nikel, dan timah) yang diprediksi menguat 0,3-3,9 persen. 

Sementara tantangan domestik berupa daya saing nasional yang masih perlu ditingkatkan, stabilisasi nilai tukar rupiah, dan risiko politik dari terselenggaranya pemilu serentak 2019.

“Pemerintah optimis dan realistis menghadapi tantangan ekonomi global dan domestik. Dengan mempertimbangkan berbagai tantangan tersebut, target pertumbuhan nilai ekspor nonmigas 2019 ditetapkan moderat 7,5 persen,” ungkapnya.

Enggar mengungkapkan, Kemendag juga berkomitmen menyelesaikan 12 perjanjian perdagangan internasional di tahun 2019, yaitu preferential trade agreement (PTA) antara Indonesia dengan Mozambik, Tunisia, Maroko, dan Iran; comprehensive economic partnership agreement (CEPA) antara Indonesia dengan Turki, Korea, dan Uni Eropa; ASEAN Trade in Service Agreement (ATISA); General Review IJEPA; First Protocol to Amend of ASEAN-Japan CEPA (investment and services); Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP); serta mempercepat penandatanganan Indonesia-Australia CEPA. (rel/03)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar Anda

Berita Terkini