MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Trisna Safari Yandi : Ungkap 17 Kasus Pada 2018

Harian 9 author photo



ACEH TAMIANG| H9 
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Aceh Tamiang adakan Press Realese akhir tahun 2018, kegiatan dilaksanakan diruang pertemuan Kantor tersebut di Kecamatan Kota Kualasimpang. Senin (31/12/2018).

AKBP Trisna Safari Yandi, SE Kepala BNN Kabupaten Aceh Tamiang pada kesempatan tersebut menyampaikan,"untuk 2018 BNN Republik Indonesia memberikan anggaran penyelesaian hanya satu kasus, namun berhasil kita ungkap sekitar 17 kasus, atau 1.700 persen dari target", jelasnya.

"Dari kasus tersebut telah ditetapkan 25 orang tersangka dan 14 kasus sudah P21, sedangkan 3 kasus masih dalam proses, serta dapat disita barang bukti (BB) berupa sabu 166, 94 gram, juga 77 butir ekstasi.

Trisna menambahkan,"informasi yang didapat dari BNN RI, berhasil diringkus satu orang tersangka berinisial MK (33 tahun) warga Kabupaten Aceh Timur, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang dan berhasil disita 6 kilogram sabu, uang Rp. 40.000.000, saat ini kasus tersebut telah diserahkan penyidikannya pada BNN Provinsi Aceh", tegasnya.

"BNN RI juga memberikan anggaran rehabilitasi untuk 20 orang, namun telah dilakukan rawat jalan sebanyak  58 orang dan saat ini juga telah dikeluarkan 705 Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkoba (SKHPN).

"BNN Aceh Tamiang juga telah melakukan tes urine pada 14 Instansi Pemerintah dan swasta, berjumlah 655 orang, dengan hasil positif 61 orang.

AKBP Trisna juga menambahkan,"untuk memaksimalkan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, BNN Aceh Tamiang pada 2019 akan melaksanakan rencana strategis (Renstra) yaitu pembentukan Kampung Bersinar (Bersih dari Narkotika), serta mengarahkan setiap Kampung untuk membuat peraturan tentang pelarangan Narkotika", ungkapnya.

Pada kegiatan tersebut, turut mendampingi AKBP Trisna Safari Yandi, SE, yaitu Henny Puspa, SKM Kasie Rehabilitasi, Mukhsal, Amd Kasubbag Umum, Rafi Darmawan, SH, Msi Kasie Pemberantasan, Wan Ahmadsyah Maulana, SH Kasie P2M. (Dani9)
Komentar Anda

Berita Terkini