MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Bitcrore Ramaikan Pasar Mata Uang Kripto di Medan

harian9 author photo
Co-Founder and CTO Bitcrore, Rajesh bersama team Bitcrore pada saat peresmian Launching Bitcrore di Medan. (Foto: Jaenal Abidin)

MEDAN| H9
Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi blockchain membuat investasi cryptocurrency (mata uang kripto) tumbuh pesat. Menyusul kesuksesan Bitcoin yang pertama muncul pada 2009 lalu, saat ini Bitcrore launching di kota Medan.

Selain itu telah banyak mata uang kripto yang beredar dengan menawarkan keuntungan dan kelebihan masing-masing.

Salah satu kripto yang baru hadir saat ini adalah Bitcrore. Mata uang digital ini diklaim sebagai yang paling aman karena bisa mendombrak pasar kripto yang cenderung kaku dan tidak likuid. 

"Kami menawarkan kenaikan harga mata uang yang lebih pasti dibanding kripto lain yang sulit diprediksi," kata Co-Founder and CTO Bitcrore, Rajesh Kumar kepada wartawan Harian9 di Medan, Sabtu (2/2/2019).

Ditambahkan,dengan mekanisme penyebaran koin digital yang terbatas, yakni 100 juta Bitcrore (BC) yang mulai dilepas sejak medio tahun lalu, harga satu koin BC diprediksi bakal meningkat 800 persen pada 2021.

Tidak seperti cryptocurrency stabil lainnya, token Bitcrore memiliki sirkulasi dan nilainya yang diatur oleh protokol. Penawaran dan permintaan memainkan peran yang jauh lebih besar pada harga aset apa pun. 

Oleh karena itu, protokol kontrol harga Bitcrore mengatur harganya dengan mengendalikan pasokan yang beredar.

Selain memiliki persediaan terbatas 100 juta token Bitcrore, persediaan token dirancang untuk mengurangi secara konstruktif. 

"Ini untuk membantu nilainya meningkat secara pasti selama periode yang ditentukan. Lebih tepatnya, pada tahun 2021 nilai token Bitcrore akan naik rata-rata 800 persen," jelasnya.

Selain menawarkan kenaikan harga yang fantastis, Bitcrore juga menawarkan pasar yang lebih likuid. Para investor yang masuk dalam sistem ini bisa mencairkan dana mereka kapan saja menjadi uang konvensional.

Bitcrore juga,ungkap Vijay mengembangkan platform pasar yang lebih dinamis dengan menciptakan market place yang memungkinkan investor bertransaksi dengan uang kripto lain.  

"Untuk mengatasi tantangan volatilitas dan likuiditas ini, platform Bitcrore dibangun untuk mengeksplorasi pasar kartu debit, industri e-commerce, dan menggabungkan pasar kripto lain yakni Bitcoin dan Ethereum dengan nilai pasar mencapai 6 triliun dolar AS," jelas salah satu petinggi Bitcrore, ujar Vijay Kumar.

Kemudian meski masih menjadi pemain baru, Bitcrore diyakini bakal berkembang pesat. Selain di Indonesia, komunitas BC ini juga dikembangkan di negara-negara Asia lainnya, terutama di Dubai dan Singapura, termasuk Australia.

Adapun token Bitcrore dijual dalam delapan fase sejak Agustus 2018 lalu dan akan berakhir pada April 2019 dengan harga yang meningkat dalam setiap fase. Setelah itu, token-token yang dianggap tidak perlu akan dibakar melalui mekanisme tertentu sehingga stok BC di pasar akan berkurang.

"Berkurangnya stok koin atau token ini nantinya akan memicu kenaikan harga seiring peningkatan permintaan. Makanya, kami sangat yakin BC mampu menjadi mata uang kripto yang bisa diandalkan dalam investasi saat ini," imbuh Vijay. (Jae9)
Editor: Mardan H Siregar 



Komentar Anda

Berita Terkini