Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Atas Suksesnya Pelaksanaan DEKLARASI PADI MINANG SUMATERA UTARA. SABTU, 12 JANUARI 2019, DI RUMAH GADANG BM3 SUMUT JL. ADINEGORO NO. 1 MEDAN

Bocah Yang Hanyut di Aek Marihan, Kecamatan Dolok Sudah Ditemukan

Harian 9 author photo



PALUTA| H9
Bocah yang hanyut terbawa luapan arus sungai Aek Marihan di Desa Simataniari, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Senin (11/2) malam lalu akhirnya di temukan.

Ratih Hasibuan (7) putri dari pasangan Ahmad Baki Hasibuan (40) dan Efrida Yanti Nasution (28) warga desa Simataniari, kecamatan Dolok ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa sekira pukul 10.00 WIB dipinggiran sungai yang berada di Desa Siga-gala yang berjarak sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian.

Jannah Rambe (28) warga Desa Sigala-gala yang menemukan pertama kali mengatakan bahwa saat itu ia hendak berangkat ke kebun. Saat menuju kebunnya ia pun melintasi sungai dan melihat ada sesosok tubuh yang tergeletak di daratan yang berjarak dua meter dari sungai yang ia lalui. 

"Waktu mau ke kebun, saya curiga makanya saya hampiri dan pastikan ternyata yang saya lihat itu benar mayat," katanya.

Setelah itu, Jannah pun bergegas pulang ke kampung dan memberitahukan penemuan nya itu kepada seluruh masyarakat dan petugas yang sudah melakukan pencarian selama tiga hari lamanya.

Plt Kepala BPBD Paluta Ridwan Efendi Daulay SSTP dikonfirmasi membenarkan bahwa salah satu warga Desa Simataniari, Kecamatan Dolok yang menjadi korban hanyut oleh luapan Aek Marihan yang terjadi Senin (11/2) lalu sudah di temukan.

Lanjutnya, korban hanyut di temukan di pemandian umum warga Desa Sigala-gala sekira pukul 10.00 WIB dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan saat di temukan posisi jenazah dalam keadaan tergeletak di daratan sekitar dua meter dari sungai. 

"Korban sudah di evakuasi dan di serahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman sebab tubuh korban sudah mulai membengkak," katanya, Kamis (14/2).

Sementara, ayah korban Ahmad Baki Hasibuan (40) didampingi istrinya Efrida Yanti Nasution (28) hanya bisa pasrah dengan kejadian itu. Kepada seluruh warga, TNI Polri dan BPBD Paluta tak lupa ia mengucapkan terimakasih yang mendalam telah ikut melakukan pencarian jasad putrinya yang masih duduk di bangku kelas satu sekolah dasar itu. (Asr9)

Korban Ratih Hasibuan saat di serahkan kepada keluarga di rumah duka di Desa Simataniari, Kecamatan Dolok, Kamis (14/2). (AKHIR S RAMBE)
Komentar Anda

Berita Terkini