MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Mhd. Bobby Afif Nasution, Narasumber Seminar Nasional Penegerian UGN Padangsidimpuan

harian9.com author photo
Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu diwakili Sekdakab Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM memberikan sambutan pada seminar nasional entrepreneurship di kampus III, aula Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan (UGNP), Jalan H.T. Rizal Nurdin KM 5,5 Sihitang, Padangsidimpuan, Kamis (14/2). (Foto : Riswandy)


TAPSEL| H9
Muhammad Bobby Afif Nasution yang juga menantu dari Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo tampil sebagai narasumber pada seminar nasional entrepreneurship di kampus III, aula Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan (UGNP), Jalan H.T. Rizal Nurdin KM 5,5 Sihitang, Padangsidimpuan, Kamis (14/2).

Dalam seminar tersebut dihadiri Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH, Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Hj. Taty Ariyani Tambunan, SH, Forkopimda Tapsel dan Kota Padangsidimpuan, Ketua Yayasan Darma Bakti Pendidikan Indonesia (YADPI) UGNP Drs. Syahtoat, Rektor UGNP Ir. Darmadi Erwin Harahap, S.pd, MM, MP, Ketua Umum BPP HIPMI Bahlil Lahadalia, artis milenial Chaca Frederica, mahasiswa UGNP dan undangan lainnya.

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu melalui Sekdakab Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM dalam sambutannya mengatakan, seminar nasional Penegerian UGNP diharapkan dapat mewujudkan generasi milenial yang entrepreneurship atau kewirausahaan.

Disebutkannya, UGN telah berdiri sekitar 33 tahun tepatnya pada tahun 1985. UGN didirikan adalah sebagai cikal bakal untuk menjadi negeri dan UGN ini memiliki historis yang sangat kuat dengan USU dan UNIMED/eks IKIP Medan. Jadi berdirinya UGN adalah disaat USU dan IKIP Medan membuka cabang di Padangsidimpuan.

“ Namun sejak keluarnya PP No. 5 Tahun 1980 tentang Larangan Universitas dan Institut membuka cabang, maka dimulailah untuk mendirikan UGN yang diprakarsai oleh Prof. Dr. A.P. Parlindungan, SH (kala itu Rektor USU), Prof. Ir. Andi Hakim Nasution (Rektor IPB) sedangkan Gubernur Sumatera Utara pada saat itu adalah Mayjen Kaharuddin Nasution dan Bupati Tapsel yaitu Abdul Rasyid Nasution, SH, maka berdirilah YADPI sebagai yayasan pendiri UGN pada tanggal 11 Maret 1985, “ ujarnya`

Lebih lanjut dikatakan, proses penegerian UGN itu sendiri telah berlangsung kurang lebih 9 tahun dan baru diterima pada tahun 2010 oleh Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan. Setelah usulan diterima, panitia langsung mempersiapkan segala persyaratan dan persyaratan yang dimaksud adalah mempersiapkan lahan sekitar 40 hektar untuk menjadi lahan Universitas Graha Nusantara.

“ Dengan dukungan penuh dan keseriusan Pemkab Tapsel melalui Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, akhirnya lahan kurang lebih 40 hektare yang berada di Sipirok telah selesai disertifikatkan pada tahun 2014. Artinya seluruh persyaratan untuk penegerian Universitas Graha Nusantara telah terpenuhi sehingga tidak ada masalah lagi, jadi penegerian UGN saat ini sangatlah berpeluang, apalagi Presiden RI Joko Widodo sangat konsentrasi untuk pembangunan SDM melalui pendidikan, “ katanya.

Mhd. Bobby Afif Nasution yang juga pengusaha muda Owner Kopi Jolo selaku narasumber pada acara bertemakan ‘Penegerian UGNP, Dalam Membangun Milenial yang Berkarakter Entrepreneurship’, mengangkat issu prosfek pengembangan kopi, yang mana dalam mengembangkan usaha gerai ‘Kopi Jolo’, yang dalam bahasa Medan nya, Jolo berarti ‘ngopi dulu yuk’  mampu merambah pasar masyarakat kota Medan dengan cita rasa khas kopi jolo.

“ Dalam memajukan dan meningkatkan entrepreneurship di Indonesia harus mampu membuka lapangan pekerjaan selain itu juga dapat memotivasi kaum muda untuk menjadi seorang wirausaha yang tangguh dan bangga dengan produk lokal yang bermutu dan berkualitas, “ ungkap Bobby.

Sementara Ketua Umum DPP HIPMI Bahlil Lahadalia mengatakan, untuk menjadi pengusaha itu bukan hanya milik anak-anak orang kaya maupun milik anak-anak pejabat, akan tetapi semua orang bisa menjadi pengusaha tergantung dari diri kalian semua.

“ Pengusaha itu ada dua macam. Pertama pengusaha by nasab dan yang kedua by nasib, kalau pengusaha by nasab yaitu melanjutkan usaha keluarga dan kalau pengusaha by nasib itu yang karena kepepet lalu nekat bikin usaha. Keduanya itu bagus, akan tetapi kita butuh pengusaha yang by design yang merupakan perpaduan antara by nasab dan by nasib, sehingga para pelajar kita didik tidak hanya sebagai pekerja akan tetapi sebagai pengusaha yang berbasis akademik atau berbasis kampus, “ kata Bahlil.  (Wan9)


Komentar Anda

Berita Terkini