Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Atas Suksesnya Pelaksanaan DEKLARASI PADI MINANG SUMATERA UTARA. SABTU, 12 JANUARI 2019, DI RUMAH GADANG BM3 SUMUT JL. ADINEGORO NO. 1 MEDAN

Pemko Padangsidimpuan Salurkan Dana Bantuan PKH Tahap I 2019

Harian 9 author photo
Masyarakat penerima Bansos memperlihatkan kartu PKH yang mereka miliki untuk mencairkan dana PKH, Jumat (1/2). (Foto : Riswandy).


PADANGSIDIMPUAN| H9
Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan mulai menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I tahun 2019 melalui Kantor Unit BRI Jalan SM.Raja Padangsidimpuan, Jumat (1/2).

Penyaluran Bansos PKH tersebut dihadiri Wakapolres Padangsidimpuan Kompol H Safaruddin Hasibuan, SH yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Bansos Kota Padangsidimpuan, Kadis Sosial Pemko Padangsidimpuan, sejumlah pejabat Pemko Padangsidimpuan dan warga masyarakat penerima Bansos PKH.

Wakapolres Padangsidimpuan Kompol H Safaruddin Hasibuan, SH yang juga Ketua Satgas Bansos Kota Padangsidimpuan mengatakan, mulai sekarang penyaluran program Bansos diawasi ketat, bukan saja oleh masyarakat, tetapi termasuk dari aparat hukum khususnya Kepolisian, agar penyaluran Bansos tepat sasaran.

" Pengawasan yang kira lakukan, menyusul ditandatanganinya MoU antara Kementerian Sosial dengan Kepolisian RepĆ¹blik Indonesia dan aparat penegak hukum lainnya, sekaligus mendukung pihak Kementrian Sosial  dalam menyalurkan Bansos kepada masyarakat agar lebih tepat sasaran, " ujar Kompol Syafaruddin.

Menurutnya, besaran bantuan per Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI Nomor 02/SK/LJS/01/2019 tentang Indeks dan Komponen Bansos PKH Tahun 2019, maka komponen bantuan itu terdiri dari bantuan tetap, bantuan komponen kesehatan, bantuan komponen pendidikan dan bantuan komponen kesejahteraan sosial dan bantuan tetap itu, adalah bantuan stimulan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup keluarga peserta PKH.

Wakapolres menambahkan, ada 2 jenis bantuan yang diterima PKH, yakni bantuan tetap PKH reguler senilai Rp.550 ribu dan PKH akses Rp.1 juta. Lalu, bantuan komponen kesehatan, yakni bantuan stimulan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan ibu hamil dan anak usia 0-6 tahun peserta PKH, yang besarannya masing-masing Rp.2,4 juta.

Selanjutnya, bantuan komponen pendidikan yang merupakan bantuan stimulan untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan bagi anak usia pendidikan wajib belajar 12 tahun yang besarannya, untuk anak usia Sekolah Dasar (SD) Rp.900 ribu, Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat Rp.1,5 juta, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat Rp.2 juta.

Terakhir, bantuan komponen kesejahteraan sosial yang merupakan bantuan stimulan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesejahteraan sosial bagi lanjut usia 60 tahun ke atas dan penyandang disabilitas berat yang masing-masing memiliki nilai indeks bantuan sebesar Rp.2,4 juta.

" Kita berupaya untuk dapat melaksanakan program tersebut agar tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat harga, tepat kualitas dan administrasi. Ini harus dijalankan dengan sebaik-baiknya, kita menjalankan intruksi pimpinan secara berjenjang mulai dari Mabes Polri, Polda selanjutnya dilaksanakan dijajaran Polres Padangsidimpuan, ” ungkap Syafaruddin.

Wakapolres juga menjelaskan, untuk mendukung kelancaran pendistribusian Bansos tersebut, Polri juga akan mengerahkan personil Bhayangkara Pembinaan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dalam mendata masyarakat yang memang dianggap benar-benar tidak mampu dan berhak mendapatkan Bansos agar penyaluran Bansos lebih akurat dan tepat sasaran.

“ Penyaluran (distribusi) Bansos ke masyarakat dibutuhkan, pengawasan dan pengawalan dari jajaran Kepolisian, karena, Kepolisian mempunyai jaringan sampai desa-desa terpencil sekalipun. Dengan pengawalan Satgas ini, penyaluran Bansos bisa sampai ke masyarakat dan tepat pada sasaranya, “ tuturnya.

Terpisah, Kadis Sosial Pemko Padangsidimpuan Sofyan Subri Lubis melalui Kabid Sosial Sakhban Hamidi Lubissangat mendukung keterlibatan Satgas Bansos dalam mengawal penyaluran Bansos. Hal ini sangat penting agar tidak terjadi kemungkinan penyimpangan di lapangan.

Dikatakannya, untuk mengurangi angka kemiskinan bukan suatu pekerjaan mudah, partisipasi semua pihak sangat dibutuhkan, 
terutama pemerintah daerah lewat dukungan APBD, penyaluran Bansos non tunai merupakan penerapan strategi nasional keuangan inklusif yang diluncurkan Presiden Joko Widodo akhir tahun 2016 lalu.

" Sebelum dilakukan penyaluran, kami dari Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan memberikan pengarahan kepada peserta PKH supaya bantuan yang diterima bisa dimanfaatkan untuk keperluan bayi dan anak-anak sekolah. Falam hal ini juga, Pemerintah menargetkan indeks keuangan inklusif mencapai 75 persen tahun 2019 mendatang dari sebelumnya yang hanya 36 persen dan kami telah melakukan penyaluran Bansos PKH tahap I tahun 2019 kepada warga penerima manfaat, " ujar Sabban.

Sementara, seorang warga penerima manfaat PKH mengucapkan rasa syukur dengan bantuan yang mereka terima di tahap I tahun 2019 ini. Merekapun mengucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintahan Jokowi-JK yang memperhatikan rakyat kecil. (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini