MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

harian9 author photo


JAKARTA| H9
Direktur Pengamanan Perdagangan Pradnyawati menerangkan, Pemerintah Australia tidak melanjutkan proses peninjauan kembali pengenaan BMAD sebesar 8,6—19 persen atas impor produk baja Hot Rolled Plate (HRP) asal Indonesia yang berlaku sejak 19 Desember 2013. 

Sesuai dengan ketentuan Anti Dumping Agreement, pengenaan tindakan anti dumping hanya boleh berlaku paling lama lima tahun kecuali diperpanjang. Untuk itu, pengenaan BMAD tersebut telah berakhir pada 19 Desember 2018.

“Kami telah menelusuri situs resmi Otoritas Australia dan tidak menemukan langkah lebih jauh dari otoritas untuk memperpanjang BMAD setelah 19 Desember 2017 atau tepat setahun sebelum BMAD berakhir, sehingga sesuai ketentuan Anti Dumping Agreement, pengenaan BMAD tersebut berakhir pada 19 Desember 2018,” terang Pradnyawati di Jakarta, Selasa (12/02). 

Ekspor HRP ke Australia pada 2012 sebelum pengenaan BMAD tercatat sebesar USD.32 juta. Nilai ekspor tersebut terus turun hingga mencapai USD.1,2 juta pada periode Januari—September 2018.

“Diharapkan kedua penghentian BMAD oleh Malaysia dan Australia dapat dimanfaatkan para eksportir baja nasional untuk memulihkan kinerja ekspor yang terdampak akibat adanya BMAD selama beberapa tahun terakhir,” pungkasnya. (rel/03)
Editor: Mardan H Siregar 

Komentar Anda

Berita Terkini