Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Atas Suksesnya Pelaksanaan DEKLARASI PADI MINANG SUMATERA UTARA. SABTU, 12 JANUARI 2019, DI RUMAH GADANG BM3 SUMUT JL. ADINEGORO NO. 1 MEDAN

Polres Tapsel Bongkar Sindikat Penggelapan Ratusan Mobil Mewah

Harian 9 author photo

Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib, S.Ik, MH, didampingi Waka Polres Kompol Jumanto, SH, MH, Kasat Reskrim AKP. Alexander Antonius Putra, SH, MH dan Kasubbag Humasy Iptu Alpian Sitepu memberikan keterangan pers dalam kasus penggelapan ratusan mobil mewah dengan modus sewa, di Mapolres Tapsel, Kamis (31/1). (Foto : Riswandy)


TAPSEL| H9
Sat Reskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) membongkar sindikat penggelapan ratusan unit mobil mewah senilai puluhan milyar rupiah dengan modus sewa, dengan mengatasnamakan perusahaan pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kabupaten Tapsel.

Dari aksi kejahatan ini, untuk sementara Polres Tapsel mengamankan 5 orang tersangka yakni, EN (26) warga Desa Batu Hula Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapsel, PH (42), SMH (31) dan THD (23), ke tiganya warga Desa Sihopuk Lama Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta dan SK (41) warga Jalan Nanas Padang Bulan Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhan Batu. Bahkan yang salah satu tersangka yakni, PH disebut-sebut merupakan oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg) 2019 Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dari salah satu Partai besar.

Untuk barang bukti yang sementara sudah diamankan antara lain, 7 unit mobil mewah dari berbagai merk masing-masing, Toyota Agya warna siver Nopol BK. 1964 AL, Toyota Avanza warna silver, Daihatsu Sigra warna putih Nopol BK.1344 AV, Daihatsu Luxio warna putih Nopol BB.1545 MB, Honda Mobilio warna putih Nopol T.1270 EU, Avanza warna hitam Nopol BK. 1487 KH, satu unit sepeda motor jenis RX King warna biru, satu pucuk senpi jenis Airsoft Gun, 2 buah HP masing-masing merk Samsung Type S8 warna biru hitan dan merek Samsung Type Not9 warna hitam, 2 buah stempel, 3 lembar surat kontrak sewa mobil atas nama PLTA Batangtoru, 2 lembar foto copi kwitansi, satu lembar bon pembuatan baleho, satu buah kaos warna hitam, satu pasang samdal warna hitam, beberapa buah plat mobil dan uang sebanyak Rp.1.050.000.-


Informasi yang dihimpun di Mapolres Tapsel, Kamis (31/1), dugaan penggelapan mobil mewah tersebut berdasarkan laporan polisi  No. LP/19/I/2019 Reskrim TS tanggal 20 Januari 2019, atas nama korban Juliansyah (36) Alamat Asrama Polisi Sitataring Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan. 


Modus penggelapan mobil berawal saat korban Juliansyah ditawari oleh tersangka EN untuk sewa mobil pribadi milik korban guna keperluan transportasi karyawan perusahaan pekerjaan proyek PLTA di Kabupaten Tapsel.

Setelah ada kesepakatan harga sewa mobil, pada Jum,at 7 Desember 2018 sekira pukul 10.00 Wib di salah satu rumah makan Parsariran Batangtoru, tersangka EN langsung menghubungi tersangka PH untuk menjemput mobil milik korban Avanza warna hitam Nopol BK. 1487 KH lengkap dengan STNK mobil.

Berselang tiga hari kemudian, tersangka PH bersama rekannya SMH, THD menemui EN dan membawa mobil Avanza milik korban ke Rantau Prapat selanjutnya mobil tersebit di jual para tersangka kepada SK seharga Rp.35 juta.

Sebulan, kemudian, korban mendatangi tersangka EN untuk menagih uang sewa mobil miliknya sesuai dengan kesepakatan antara korban dan tersangkaa. Namun tersangka EN tidak bisa menepati janji, bahkan saat korban menanyakan mobil miliknya, tersangka EN tidak dapat menunjukkannya, akhirnya korban membuat laporan kepolisian terkait pengelapan dan penipuan bermodus sewa mobil, selanjutnya pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan mengamankan para tersangka serta barang bukti.

Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib, S.Ik, MH, didampingi Waka Polres Kompol Jumanto, SH, MH, Kasat Reskrim AKP. Alexander Antonius Putra, SH, MH dan Kasubbag Humasy Iptu Alpian Sitepu dalam keterangan pers di Mapolres Tapsel Jalan Sisingamangaraja Padangsidimpuan, mengatakan, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan merayu para pemilik mobil agar bersedia disewa kendaraannya untuk dipakai sebuah perusahaan PLTA tersebut.

“ Di wilayah hukum Polres TapsNopo, Tel saja, ada sekitar 150 unit mobil dan dari wilayah hukum Polres  lain, seperti Sibolga, Tapteng dan Riau ada 100 unit mobil yang diduga telah digelapkan para tersahgka dan semuanya ber modus sistim sewa. Jadi, total ada 250 unit mobil dari berbagai merek yang digelapkan para tersangka, “terang Kapolres.

Berdasarkan pengakuan tersangka, aksi mereka sudah mereka lakukan sejak Juli 2018 hingga awal 2019 dan kasis ini mulai terbongkar setelah adanya informasi yang diperoleh dari salah satu korban penipuan.

“ Para tersangka akan dijerat pasal 37 pasal 372 dan atau pasal 480 KHHPidana tentang tindak pidana penipuan atau penggelapan dan penadahan, “ terang Kapolres, seraya menyebutkan, pihaknya juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa kendaraannya hilang dan mempersilakan melihat mobil yang sudah disita. (Wan9)



Notasi :

EN =  Endiansyah Nasution

PH =- Parlindungan Harahap.

SMH= Songit Marenda Harahap

THD = Taufik Hidayat Dalimunthe

SK = Sapfirman Koto

Komentar Anda

Berita Terkini