MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Terkait Bocah Hanyut di Aek Marihan, BPBD Paluta : Pencarian Masih Berlanjut

harian9.com author photo
Satgas Penanggulangan Bencana bersama TNI Polri dan masyarakat lakukan pencarian dengan cara penyisiran di sepanjang aliran Aek Marihan. (AKHIR S RAMBE)



PALUTA| H9
Terkait bocah yang hanyut terbawa arus akibat meluapnya sungai Aek Marihan di desa Simataniari, kecamatan Dolok, kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), personil Satgas Penanggulangan Bencana (Satgas-PB), TNI dan Polri masih terus melakukan upaya pencarian hingga hari ini, Rabu (13/2).

Diketahui, seorang bocah bernama Ratih Boru Hasibuan berumur 7 tahun dan masih duduk dibangku kelas 1 SD hanyut terbawa arus sungai Aek Marihan yang sedang meluap akibat hujan deras, Senin (11/2) malam lalu.

Pelaksana tugas Kepala BPBD Paluta Ridwan Efendi Daulay SSTP dikonfirmasi mengatakan bahwa pencarian yang melibatkan TNI dan Polri serta personil BPBD dibantu warga sekitar masih berlanjut.
Sambungnya, kondisi air yang deras dan bebatuan tidak memungkinkan untuk menurunkan perahu. Upaya dilakukan dengan penyisiran tepi sungai maupun di dalam sungai.

"Sampai saat ini korban belum juga ditemukan. Satgas PB, TNI dan Polri serta masyarakat masih melakukan upaya pencarian dengan cara penyisiran di sepanjang aliran sungai," katanya, Rabu (13/2).
Ahmad Baki Hasibuan (40) yang merupakan ayah kandung korban bersama istrinya Efrida Yanti Nasution (28) selama ini tinggal disekitar persawahan dekat pinggir sungai yang berjarak 5 meter.

Informasi yang di himpun, awalnya Ahmad Baki pergi ke warung sembako atau lopo yang tak jauh dari rumahnya itu dengan meninggalkan istri beserta ketiga anaknya dengan niat untuk belanja keperluan rumah tangga. Namun sepulangnya, ia mendapat kabar anaknya sudah hanyut terbawa arus Aek Marihan yang saat itu sedang meluap.

Sebelumnya, Hujan lebat yang terjadi, Senin (11/2) malam membuat Aek Marihan, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara meluap. Akibatnya salah seorang warga yang masih duduk di bangku sekolah dasar hanyut dan belum juga di temukan.

Ratih Hasibuan (7) hilang terseret arus sungai Aek Marihan, Desa Simantaniari, bocah malang ini terlepas dari genggaman ibunya, Senin (11/2) sekira pukul 23.30 WIB. (Asr9)

Komentar Anda

Berita Terkini