MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

21 Untuk Wanita dan 25 Bagi Pria Usia Ideal Berumah Tangga

harian9.com author photo
(Foto: Amnur Dani)

ACEH TAMIANG| H9
Sosialisasi advokasi dan KIE program KKBPK (kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga) berlangsung di halaman sekolah Taman Kanak-Kanak Al-Hidayah Kampung Binjai Kecamatan Seruway, Sabtu (16/3/2019).

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an dan shalawat, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, selanjutnya disajikan penampilan tarian Japin Melayu dari sanggar tari  Melur SMA Negeri 2 Seruway dan juga penampilan dari anak-anak Taman Kanak-Kanak.

Pada kesempatan tersebut Camat Seruway diwakili oleh Ipda Sakri Waka Polsek Seruway dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan menyampaikan, sosialisasi ini penting untuk diikuti oleh seluruh peserta, agar pemahaman tentang merencanakan keluarga sejahtera dapat terwujud.

"Kecamatan Seruway terdapat 24 Kampung, dengan 4 Kemukiman dan saat ini situasi keamanan menjelang Pemilu Calon Legislatif (Caleg) dan Pilpres dalam keadaan kondusif," ujar Sakri.

Usai rangkaian kegiatan seremonial dan dilanjutkan dengan pembahasan tentang BKKBN, namun terlebih dahulu ditutup dengan do'a oleh  Ustad Ahmad Jainuri dari kabupaten Aceh Tamiang.

Pada kesempatan pertama, sebagai narasumber kepala BKKBN Provinsi Aceh Drs. Sahidal Kastri, M.Pd yang menyampaikan, KKBPK adalah salah satu dari banyak program BKKBN yaitu membuat perencanaan keluarga  sebelum pernikahan dan memberi pemahaman kepada masyarakat tentang fungsi keluarga itu sendiri.

BKKBN yang lebih dikenal dengan Keluarga berencana saat ini telah berubah dari Badan koordinasi menjadi Badan Kependudukan, yaitu manusia sebagai objek dari segala sasaran pembangunan, maka jumlahnya harus dikendalikan, karena saat ini Indonesia telah menduduki rangking keempat dunia sebagai pemilik jumlah terbesar, yaitu 262 juta jiwa.

"Anjuran Pemerintah agar usia 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk pria, itulah usia idealnya untuk sebuah pernikahan," ungkap Sahidal.

"Sebelum menikah sebaiknya dilakukan pendidikan pra nikah, dan setelah menikah sebaiknya menjaga jarak kelahiran, serta upayakan adanya kumpul keluarga paling sedikit 20 menit per hari, juga keluarga harus berdaya dalam kehidupannya, hal ini untuk keberlangsungan rumah tangga, karena tanpa tekad yang kuat, tidak akan mampu membangun keluarga yang bagus," tegas Sahidal Kastri.

Ditambahkannya, sesuai arahan Peraturan Presiden nomor 153 tahun 2014 mengamanatkan pada Pemerintah Daerah agar membuat Grand Design Kependudukan (GDK) yaitu diupayakan untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan kebutuhannya.

Pada kesempatan yang sama Tgk. H. Khaidir Abdurrahman, S.IP anggota DPR RI komisi IX yang juga membawahi bidang BKKBN menyampaikan, pentingnya Air Susu Ibu (ASI) bagi bayi yaitu selama 2 tahun yang disebut ASI Sempurna, ini diberikan agar terhindar dari  pertumbuhan kuntet, kerdil dan hal itu juga bagian dari mengatur kelahiran.

"Fakta menunjukan 8 dari 10 bayi yang lahir di Aceh mengalami stanting, maka dari itu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai keluarga berencana sangatlah penting," ungkap Tgk. Khaidir.

Ditambahkannya, kita semua harus hidup sehat dan untuk itu dianjurkan agar melakukan gerakan fisik selama 30 menit setiap harinya, tidak konsumsi Narkoba atau merokok, periksa kesehatan secara rutin, konsumsi buah serta sayur.

Usai penyampaian materi oleh para narasumber, dilanjutkan  pembagian hadiah (doorprize) kepada para peserta yang berhasil menjawab berbagai pertanyaan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh  Ibu Rumah Tangga, kaum Bapak, para Pemuda, Pemudi, Mahasiswa, kader KB dan turut dihadiri Datok Penghulu Kampung Binjai, Sekretaris Kecamatan Seruway. (Dani9)
Editor: Mardan H Siregar 



Komentar Anda

Berita Terkini