MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Bersekolah Sambil Jualan Cilok, Maulana Rizki Hasibuan Bercita-cita Ingin Jadi Tentara

Harian 9 author photo
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH, saat bersama Maulana Rizki Hasibuan di mapolres Padangsidimouan, Jumat (8/3). (Foto: Riswandy)

PADANGSIDIMPUAN| H9
Hari Jumat (8/3) sekira pukul 15.00 WIB, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH kedatangan tamu seorang bocah bernama Maulana Rizki Hasibuan (11) warga jalan Imam Bonjol Gang Halim Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan yang sempat menjadi viral di media social (medsos) serta menjadi buah bibir di kalangan warga Kota Padangsidimpuan.

Siswa Kelas V di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Padangsidimpuan yang biasa dipanggil Rizki ini datang ke Mapolres Padangsidimpuan guna memenuhi undangan Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH yang salut dengan kegigihan bocah tersebut berjuang mencari tambahan biaya sekolah dan membantu kedua orang tuanya dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan berjualan cilok, yang merupakan sejenis makanan bakso tusuk yang sering mangkal dengan gerobak sorong di seputaran Kota Padangsidimpuan.

Dengan menyandang tas sekolah da lengkap berpakaian seragam sekolah Pramuka Maulana Rizki Hasibuan yang berkulit hitam manis datang ke Mapolres Padangsidimpuan tanpa merasa takut sedikitpun. Ia langsung disambut Kapolres AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH dan menyalami Kapolres serta memperkenalkan diri.

Sambil berbincang sejenak Kapolres menanyakan alamat si bocah, sekolah di mana, orang tua kerja dimana serta cita-cita si bocah, yang dari pengakuan Rizki, ternyata ia ingin menjadi tentara agar bisa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Di hadapan Kapolres, Maulana Rizki Hasibuan, menuturkan, ia merupakan anak ke 4 dari 5 bersaudara dan ia sudah dua tahun menjadi penjual cilok keliling. Ini ia lakukan karena ia merasa kasihan kepada ibu dan ayahnya yang bersusah payah untuk menafkahi dan menyekolahkan ia bersama adik-adik dan kakaknya.

“Selain untuk membantu kedua orang tua, saya punya cita cita yang tinggi ingin menjadi prajurit TNI Angkatan Darat agar bisa menjaga keutuhan NKRI,“ akunya polos sambil sesekali menghusap keringat yang keluar dari keningnya.

Rizki menuturkan, berjualan cilok tersebut ia lakukan saat pulang bersekolah yang biasanya mulai tengah hari hingga sore hari, agar tidak mengganggu sekolah dan belajarnya. Namun kalau hari libur, ia lebih cepat berjualan dengan cara berkeliling hingga malam hari. Dalam satu tusuk cilok ia jual seharga Rp.1000.- dan bila dihitung-hitung keuntungannya Rp.400.- per tusuk

“Saya berjualan selepas pulang sekolah dan biasanya kalau hari libur berjualan sampai malam hari dan dalam satu hari hingga malam terkadang bisa habiskan satu sampai dua wajan cilok. Namun terkadang hingga larut malampun jualan saya masih tersisa dan tidak habis terjual.“ tuturnya.

Ia juga tetap optimis dan tidak pernah merasa malu dengan pekerjaan nya itu, karena apa yang dilakukannya tersebut pekerjaan halal dan ia sangat kasihan dan menyayangi ke dua orang tuanya.

“Berjualan ini saya lakukan karena saya tidak tega melihat ke dua orang tua terlalu capek untuk menutupi kebutuhan hidup kami sehari-hari. Karena itulah saya ingin membantu orang tua dengan berjualan cilok dan saya merasa bangga karena mampu membantu kedua orang tua. Setidaknya saya bisa mengurangi beban mereka,” tandasnya.

Rizki juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Hilman Wijaya, SIK, MH yang telah menerima kehadirannya, semoga Bapak Kapolres da keluarga dimudahkan Allah rezekinya, berkah umur dan langkahnya.

“Saya doakan Bapak Kapolres masuk syorga dan saya berharap Bapak Kapolres bisa menjadi pimpina tertinggi Polri nantinya agar anak anak yang se nasib dengan saya ini bisa diayomi bapak,” ujar Riski.

Mendengar kisah Maulana Rizki Hasibuan, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH yang dengan tekun mendengarkannya menjadi terharu dan mendukung apa yang digeluti dan semoga apa yang di cita-citakan oleh Maulana untuk menjadi prajurit TNI semoga dapat terwujud kelak.

“Saya bangga melihat kegigihan kamu nak. Jangan berputus asa, tetap bersekolah, ber doa dan jangan tinggalkan sholat, agar kamu nanti bisa menjadi yang terbaik buat bangsa, agama dan orangtua,” ujar Kapolres.

Kapolres juga tidak bisa membayangkan sosok mulia dari seorang bocah bermana Riski Maulana Hasibuan ini, yang mana di usianya yang masih kanak-kanak yang seharusnya ia masih ada rasa untuk bermain dengan teman-teman seusianya, namun, ia korbankan masa kanak-kanaknya itu demi orangtuanya demi keluarganya dan demi masa depan dan cita citanya yang ingin menjadi prajurit TNI.

“Semoga dengan bersekolah dan berjualan cilok ini, dapat bermanfaat dan yang terpenting jangan sampai putus sekolah, raih cita-citamu setinggi mungkin supaya kamu bisa menjadi anak kebanggaan kami,” tandas Kapolres, sambil menyerahkan tali asih kepada Rizki. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 


Maulana Rizki Hasibuan saat berjulana cilok keliling usai pulang sekolah, Jumat (8/3). (Foto: Riswandy)















Komentar Anda

Berita Terkini