MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Butuh Uluran Tangan, Bayi Berusia 2 Bulan Mengidap Penyakit Ulkus dan Dirawat di RSUD Aek Haruaya

harian9.com author photo
Ilham Jaya Hasibuan, Bayi berusia 2 bulan dirawat di RSUD Aek Haruaya, Kabupaten Paluta akibat mengidap penyakit Ulkus, Senin (11/3)(AKHIR S RAMBE)



PALUTA| H9
Dinyatakan mengidap penyakit Ulkus gangrene on the thorax and brachii di bagian dada dan lengan atas, seorang bayi berusia 2 bulan terpaksa dirawat di RSUD Aek Haruaya, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Senin (11/3).

Ilham Jaya Hasibuan (2 bulan) yang merupakan putra ketiga dari pasangan Mora Amri Hasibuan (28) dan Sitta Jamiah Harahap (25) warga Desa Bittais, Kecamatan Dolok ini harus mendapat penanganan dari medis karena mengalami penyakit serius dan jarang ditemukan. 

Sebelumnya pihak keluarga tidak berani membawa anaknya berobat ke medis akibat faktor ekonomi yang kurang mampu. Dan atas anjuran dan upaya pihak Puskesmas Dolok dibantu Dinas Sosial Kabupaten Paluta melakukan rujukan ke RSUD untuk melakukan pengobatan. 

"Kami dirujuk Puskesmas Kecamatan Dolok dan Dinas Sosial Kabupaten Paluta untuk melakukan pengobatan pada Rabu (6/3) lalu hingga sekarang Selasa (12/3) dengan penanganan dokter spesialis," ungkap sang ayah, Mora Amri Hasibuan.

Dijelaskannya, awal timbulnya penyakit yang dialami anaknya itu sejak berusia 10 hari. Bintik merah timbul diseluruh tubuh anaknya dan berubah menjadi bisul dan mengakibatkan dadanya bolong sedalam 3 Cm.

Katanya, saat itu mereka menduga bahwa penyakit yang dialami anaknya adalah penyakit bisul biasa dan melakukan pengobatan secara tradisional saja.

"Awalnya kami kira penyakit bisul biasa dan membuat obat seadanya dari daun sirih. Namun lama kelamaan kondisinya semakin parah dan mengakibatkan dada dan lengan atasnya bolong," jelasnya. 

Sementara, dr Tribudi Setiawan Nasution SPB atau spesialis bedah di RSUD Aek Haruaya kepada wartawan menjelaskan, bahwa penyakit yang diderita anak tersebut sesuai hasil diagnosa adalah Ulkus gangrene on the thorax and brachii atau yang biasa disebut penyakit Ulkus.

“Sebelumya memang hanya bisul, namun karena kondisi ekonomi keluarga, mereka membuat obat seadanya dari daun sirih, sehingga bisulnya pecah dan kulitnya melepuh dan menimbulkan dadanya bolong," terangnya. 

Kata dr Tribudi, menurut keterangan ibu bayi, sejak dari lahir anaknya itu belum pernah dimandikan karena mengikuti tradisi dikampung. Akibatnya tubuh si bayi jadi kotor, infeksi dan menyebabkan bisul. 

"Dari keterangan ibu bayi, anaknya sejak lahir hingga berusia 2 bulan tidak pernah dimandikan. Itulah tradisi dikampung. Yang jelas badan bayi kotor dan infeksi menimbulkan bisul," katanya. 

Disinggung mengenai kondisi bayi sekarang ini dan penanganan selanjutnya, dr Tribudi Setiawan Nasution mengatakan apabila kondisi sudah membaik dan layak, akan dilakukan operasi. Dan saat ini penanganan awal sudah dilakukan semaksimal mungkin.

Tambahnya, ia berharap kepada masyarakat Paluta khusunya para orang tua apabila terjadi penyakit yang dianggap sepele, segera berobat ke paramedis terdekat. 

Untuk diketahui, kondisi bayi berusia 2 bulan itu masih dirawat di RSUD Aek Haruaya Kabupaten Paluta. Kondisi Orang tua bayi yang kurang mampu sangat mengharapkan uluran tangan dari para dermawan yang ingin membantu. (Asr9)


Komentar Anda

Berita Terkini