MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Diduga Lahan PTMKS Jadi Rebutan Pemda dan Ahli Warisnya

harian9.com author photo




ACEH TAMIANG| H9
Lokasi tanah PTMKS di jalan Mayjen Sutoyo, simpang jalan Jend.A. Yani, kampung kota Kuala Simpang, Kecamatan kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh, tepatnya lokasi tanah ahli waris Auw Malik dengan luas lebih kurang 4563 M2, terus dipertahankan pewarisnya dari tangan Pemerintah Daerah dan pihak lain yang coba merebutnya, upaya terbaru dilakukan dengan menanam pohon sawit, memasang spanduk kepemilikan lahan, menempatkan tanah timbun, meletakkan batu bata dan material bangunan lainnya. Selasa (12/3/2019).

Ditemui di Coffee Manja jalan Panglima Polem Kecamatan Kota Kualasimpang Husni Thamrin Tanjung,SH dan Shelvi Noviani,SH pada para Wartawan menyampaikan,"kami bekerja berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 25 Februari 2019, atas nama Jhon Malik cucu dari Auw Malik, jenis kelamin : laki-laki, tempat/tanggal lahir : kualasimpang 08 Mei 1961 Kewarganegaraan : Indonesia, Agama : Islam, Pekerjaan : Wiraswasta, Alamat : Dusun Mawar, RT 000/RW 000, Kampung Bukit Rata, kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh",terangnya.

"Kami melakukan tindakan hukum sesuai dengan surat No. 72/P. 300-8/ll/2012 tanggal 23 Februari 2012 yang di keluarkan oleh kantor Pertanahan kabupaten Aceh Tamiang dengan tegas menyatakan eigendom Verpoding (hak milik) nomor 167 atas nama Auw Malik.

Kuasa Hukum ahli waris juga menyampaikan,"hari ini kami bertemu dengan Mix Donal,SH diruang Kepala Bagian Umum Setdakab Aceh Tamiang dan di tempat tersebut kami mendapatkan perkataan yang tidak menyenangkan, yaitu diucapkannya,"anda orang Medan, disini orang Aceh jangan mengurusi hal kami", ucapnya, sambil coba mengarahkan kami keluar ruangan",ungkap kuasa hukum ahli waris.

"Kami tetap memberikan jawaban, jika memang Pemerintah Daerah Aceh Tamiang keberatan atas tindakan yang dilakukan oleh ahli waris Auw Malik dilokasi tanah miliknya, silahkan tempuh jalur hukum.

Ditempat yang sama Ahmad Yuhardha sekretaris Satpol PP, turut didampingi Aulia Azhari Camat Kota Kualasimpang, Zulham alias Wak Leng anggota Majelis Pendidikan Daerah (MPD), pada kesempatan tersebut disampaikannya,"duduk bersama kita ini, mari dalam satu sampai dua hari semua aktivitas disekitar tanah PTMKS untuk dihentikan, agar kami dapat melaporkan persoalan masalah sengketa lahan tersebut", tegasnya dan secara lisan, kesepakatan tersebut disetujui para pihak, juga disaksikan oleh Babinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat sekitar.

Masih dilokasi tanah sekitar PTMKS, dan baru sekitar 30 menit berlalu, tiba-tiba hadir Mix Donal, Aulia Azhari, Wak Leng yang bersiap memerintahkan para Pekerja untuk memasang pagar diareal tersebut, karena disebutnya wilayah tanah ini milik Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Tamiang dan telah mempunyai ketetapan hukum.

Pantauan dilokasi, terjadi adu argumen antara kuasa hukum ahli waris Auw Malik dengan perwakilan Pemda Aceh Tamiang dan dikhawatirkan bisa terjadi adu fisik.

Perseteruan yang terus terjadi, akhirnya pihak keamanan dari kepolisian dan TNI coba melerai, dengan mengajukan sikap agar para pihak untuk menghentikan sementara semua persoalan, serta menunggu adanya jawaban dari Pemda Aceh Tamiang.

Netralitas TNI dan Polri kembali teruji, akhirnya semua pihak menyepakatinya dan secara berangsur mulai meninggalkan lokasi tanah seputar PTMKS Kualasimpang. (Dani9)
Komentar Anda

Berita Terkini