MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT* SELURUH JAJARAN PEMIMPIN UMUM, PEMIMPIN REDAKSI, WARTAWAN DAN KARYAWAN HARIAN9 MENYAMPAIKAN TURUT BERDUKA CITA ATAS WAFATNYA BAPAK PROF. Dr. Ing H. BJ. HABIBIE. IN SYAA ALLAH HUSNUL KHATIMAH. SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN TEMPAT TERBAIK DI SURGA-NYA. AAMIIN"

Pemko Medan Baru Daftarkan 7000 Calon PBI Kepada BPJS Kesehatan

harian9 author photo
Tahun 2019 calon peserta PBI Kota Medan sebanyak 80.527 orang dan masih belum terpenuhi. (Foto: Jaenal Abidin)

MEDAN| H9
Pemerintah Kota Medan baru mendaftarkan 7000 calon Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Medan mengatakan dengan diserahkannya 7000 data calon peserta PBI tersebut, berarti kuota 73.000 calon peserta PBI belum terpenuhi. 

"Sementara ditargetkan, pada tahun 2019 calon peserta PBI Kota Medan sebanyak 80.527 orang harus dipenuhi," katanya kepada wartawan, Minggu (3/3/2019).

Suprianto mengakui pihaknya baru menerima data 7000 calon peserta PBI JKN-KIS Kota Medan. Hingga akhir, Februari Dinkes baru menyerahkan sebagian dari kuota PBI baru yang telah ditetapkan.

“Dinkes Medan hanya mengirimkan data warga Medan calon peserta baru PBI sekitar 7 ribuan dengan dua kali pengiriman. Tahap pertama 2800 dan tahap kedua 4000 lebih,” ungkapnya.

Supriyanto juga menuturkan, apabila data calon peserta baru tetap dikirimkan ke pihaknya maka otomatis dicatat untuk periode April 2019. 

“Sebetulnya dateline kita (penerimaan data), setiap tanggal 20. Tapi, karena ada permintaan sehingga diberi dispensasi,” ujarnya.

Disebutkan Supriyanto, 7 ribuan data calon peserta baru PBI yang masuk ke pihaknya belum tentu seluruhnya diterima. Sebab, data tersebut harus dikroscek atau diverifikasi kembali.

“Pasti kita validasi lagi data tersebut. Dari 7 ribuan data yang masuk, kalau 50 persennya saja lolos validasi maka sudah hebat. Karena, kemungkinan ada yang sudah menjadi peserta mandiri tetapi menunggak bayar iuran dan lain sebagainya,” tuturnya.

Kepala Dinkes Kota Medan, Edwin Efendi mengatakan pihaknya hingga saat ini belum mampu memenuhi 80.527 kuota untuk peserta baru PBI (Penerima Bantuan Iuran) BPJS Kesehatan yang telah disepakati bersama DPRD Medan.

“Itu enggak masalah, karena berkelanjutan. Sebab, bukan hanya bulan ini kuotanya tepenuhi. Apabila ada berkas (calon peserta baru) lagi yang masuk, maka diproses. Namun, tetap memenuhi persyaratan sesuai aturan,” imbuhnya.

Edwin menegaskan, calon peserta baru harus ada rekomendasi Dinas Sosial (Dinsos) Medan. Hal ini agar penerima bantuan kesehatan tidak salah sasaran.

“Kita tetap mengacu kepada semua ketentuan yang ada. Itu (verifikasi Dinsos Medan) bukan untuk diperdebatkan, nanti salah pula memahami. Pokoknya sesuai dengan ketentuan. Sebab, semua harus ada dasarnya dan paling penting tepat sasaran,” pungkasnya. (Jae9)
Editor: Mardan H Siregar


Komentar Anda

Berita Terkini