MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Bawaslu Paluta Paparkan Sejumlah Pelanggaran Pemilu

harian9 author photo

PALUTA| H9
Selama tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) tangani sejumlah kasus pelanggaran Pemilu tahun 2019.

Hal itu disampikan Ketua Bawaslu Paluta, Panggaben Hasibuan didampingi Komisioner Mus Muliadi Siregar dan Rizky Atia Arfha Hasibuan saat melakukan konfrensi pers, Senin (29/4) bertempat ruang sidang penangan pelanggaran Pemilu kantor Bawaslu. 

Gabe Hasibuan menyampaikan, selama proses pelaksanaan pemilihan Umum di Kabupaten Paluta, pihak Bawaslu menemukan sebanyak 5 pelanggaran pemilu dan 1 laporan. 

“Ada 6 kasus pelanggaran ataupun tindak pidana Pemilu yang kita tangani yang melibatkan sekitar 20 orang pelaku,” kata Gabe. 

Dijelaskannya, masalah kasus pelanggaran pemilu money politik yang melibatkan Wakil Bupati Paluta sudah dilimpahkan ke Polres Tapsel setelah dilakukan pendalaman penyelidikan di Bawaslu dan sentra Gakkumdu.

Lanjutnya, untuk kasus pelanggaran lainnya sedang dalam penanganan Bawaslu Paluta dan sedang dilakukan dibahas di sentra Gakkumdu. 

Adapun kasus pelanggaran yang ditangani Bawaslu Paluta dan sentra Gakkumdu yakni, pelanggaran Pemilu ditemukannya buku Yasin yang memuat nama caleg, nomor urut dan gambar partai yang diduga melanggar peraturan perundang-undangan pemilu pada tanggal 23 November 2018.

Pelanggaran pemilu di Desa Batang Pane, Kecamatan Halongonan Timur tanggal 2 Januari 2019. Seorang caleg dari partai Gerindra nomor urut 4 membuat pernyataan 5 poin janji yang salah satunya menjanjikan uang kepada pemilih yang ditanda tangani Kepala desa dan BPD serta perangkat desa lainnya. 

Kemudian, pelanggaran pemilu money politik tanggal 15 April 2019 yang melibatkan Wakil Bupati Paluta. Temuan pelanggaran pemilu tanggal 17 April 2019 di desa Hasahatan, Kecamatan Dolok Sigompulon, terjadi perusakan kursi dan membalikkan meja TPS 1 di desa Hasahatan dan pembakaran tali plastik pembatas TPS dan spanduk pengenal TPS. 

Tanggal 17 April 2019 terjadi pelanggaran pemilu di TPS 6 Desa Sipaho, Kecamatan Halongonan. Adanya aduan masyarakat masyarakat kepada call center Bawaslu Provinsi Sumut yang kemudian disampaikan kepada Bawaslu Kabupaten Paluta. 

Dan terakhir, tanggal 17 April 2019 kasus laporan pelanggaran di TPS 1 desa Nabonggal Kecamatan Padang Bolak. Adanya seorang masyarakat mengaku tidak mencoblos di tempat ia terdaftar DPT, tetapi surat suara yang seraharusnya sisa/tidak terpakai menjadi terpakai. (Dek9)
Editor: Mardan H Siregar 

Komisioner Bawaslu Paluta saat memaparkan sejumlah pelanggaran Pemilu 2019, Senin (29/4). (Foto: Akhis S Rambe)



Komentar Anda

Berita Terkini