MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

E-Coaching Jam PRSU 2019, Tambang Emas Martabe Sosialisasikan Efisiensi Pengelolaan dan Produksi.

HARIAN9 author photo
TAPSEL |H9
PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe menggelar sesi kedua E-Coaching Jam (ECJ) pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2019, di Tapian Daya Jalan Jendral Gatot Subroto Medan, Sabtu (6/4).

ECJ kali ini diikuti lebih dari 500 mahasiswa yang mengetengahkan 3 tema, yakni, tema ‘ Pengelolaan Ketidakpastian Kegiatan Pertambangan’ yang disampaikan oleh Direktur PT Agincourt Resources Ruli Tanio, tema ‘Praktik Pengeboran dan Peledakan di Tambang Emas Martabe’ dibawakan oleh Senior Engineer Drill and Blast PT Agincourt Resources Rudolf Sitorus dan tema ‘Kemandirian Masyarakat Berbudaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), yang disampaikan oleh Manager OHS & Training PT Agincourt Resources Hari Ananto.

Direktur PT Agincourt Resources Ruli Tanio menjelaskan secara umum, tema yang dia bawakan pada ECJ adalah bagaimana pentingnya industri pertambangan bagi kehidupan manusia, dan bagaimana mengelola ketidakpastian dalam kegiatan pertambangan agar menjadi praktik yang efisien tapi juga berkelas dunia.

“ Saya ingin mengajak para mahasiswa untuk memahami lebih jauh kegiatan dan praktik pertambangan melalui pendekatan sains untuk meminimalkan risiko dan ketidakpastian dalam pengelolaan tambang secara umum. Penggunaan pendekatan ini dapat meningkatkan efisiensi berbagai aspek operasional juga memaksimalkan produktivitas Tambang Emas Martabe, “ ujar Ruli.

Sementara Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources Katarina Siburian Hardono memaparkan, berbagai tema ECJ di PRSU 2019 adalah pengetahuan mengenai aspek-aspek utama yang menjadikan Tambang Emas Martabe tambang berkelas dunia dan komitmennya dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan.

“ Selama lebih dari 6 tahun beroperasi penuh, Tambang Emas Martabe telah membuktikan komitmennya pada pengelolaan lingkungan, operasional, keselamatan dan kesehatan, serta sumber daya manusia khususnya penerapan inisiatif keberagaman gender, “ jelas Katarina.

Katarina menambahkan, sebelumnya, pada ECJ sesi pertama pada 9 Maret 2019 yang mengangkat 2 tema yakni, ‘Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Tambang Emas Martabe, serta Sumber Daya Manusia dan Keberagaman’.

“ ECJ Tambang Emas Martabe merupakan wadah komunikasi baik secara online maupun temu muka, yang memungkinkan para mahasiswa berbagai jurusan terkait dunia pertambangan dari sejumlah universitas di Sumatera Utara untuk mendapatkan bimbingan dari para praktisi Tambang Emas Martabe, “ tuturnya.

Selain itu juga katanya, ECJ telah diselenggarakan sejak 2014, yang mana, sejak pertama kali diluncurkan, total pemateri yang telah berkontribusi di ECJ yakni 17 orang dan mahasiwa yang menerima manfaat mencapai hampir 1.800 orang di seluruh Indonesia, tidak hanya di Sumut.  

“ Kami berharap dengan aktif berpartisipasi di ECJ yang diselenggarakan setiap tahunnya pada ajang PRSU, pada mahasiswa akan lebih siap terjun ke dunia pertambangan, “ tutup Katarina. (Wan9)

Komentar Anda

Berita Terkini