MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Divonis 1,5 Bulan Penjara, Kejari Eksekusi Wabup Paluta

harian9.com author photo

PALUTA| H9
Kejaksaan Negeri (Kejari) kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melakukan eksekusi terhadap wakil Bupati Paluta H Hariro Harahap dan istrinya Masdoripa Siregar beserta karena terbukti bersalah melakukan praktek money politic (politik uang) pada Pemilu 17 April lalu.

Keduanya dieksekusi bersama 4 orang terpidana lainnya yakni Sabaruddin Harahap, Mual Harahap, Samsu Rijal dan Hadjar alias Imam Faqih Muda Harahap, Kamis (16/5) sekitar pukul 22.00 WIB.

Hariro Cs akan menjalani hukuman penjara selama 1,5 bulan setelah divonis bersalah dan melanggar pasal 523 ayat (1),(2) Jo 278 ayat (2) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Kepala seksi Pidana Umum Kejari Paluta Bambang Adiputra SH didampingi JPU Horas E Siregar SH dan Ferawati Manalu SH membenarkan bahwa pihaknya sudah melakukan eksekusi terhadap wabup Paluta Hariro Harahap beserta 5 orang lainnya.

Katanya, eksekusi ini berdasarkan putusan PN Padang Sidimpuan Nomor : 155/Pid.Sus/2019/PN.PSP dan Nomor : 157/Pid.Sus/2019/PN.PSP yang dibacakan tanggal 08 Mei 2019 lalu.

“Berdasarkan putusan PN Padang Sidimpuan, kita melakukan eksekusi terhadap Hariro Harahap bersama 5 orang lainnya dan diserahkan ke Rutan Gunungtua,” ujarnya, Kamis (16/5) malam.

Lanjutnya, seluruh terpidana akan menjalani hukuman penjara selama 1 (satu) bulan 15 (lima belas) hari sesuai dengan putusan pengadilan beberapa waktu lalu.

Terpisah, kepala cabang Rutan Gunungtua Sangapta Surbakti membenarkan bahwa pihaknya telah menerima 6 orang terpidana yang diketahui salah satunya adalah Wabup Paluta dan berkas seluruh terpidana sudah lengkap serta telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis.

“Kita sudah menerima 6 orang terpidana bersamaan berkas yang lengkap,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, Hariro Cs divonis oleh Majelis Hakim PN Padang Sidimpuan yang diketuai oleh Lucas Sahat Duha SH MH serta masing masing anggota Angreana ER Sormin SH MH dan Cakra Toni Parhusip SH MH serta Panitera Pengganti Dina Mardani Sinaga SH  menyatakan secara sah dan menyakinkan telah melanggar pasal 523 ayat (1),(2) Jo 278 ayat (2) Undang Undang RI Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 1 (satu) bulan 15 (lima belas) hari dan denda sebesar Rp.5.000.000 (lima juta rupiah) subsider 1(satu) bulan penjara.

Sebelumnya, Wabup Paluta Hariro Harahap terjaring OTT oleh Satgas anti Money Politic Pilres Tapsel karena diduga terlibat praktek politik uang untuk memenangkan istrinya Masdoripa Siregar yang jadi calon legislatif dari Partai Gerindra.

Sesuai keterangan Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib, Hariro terjaring OTT dari kediamannya bersama sejumlah orang lainnya, Senin (15/4) sekira pukul 02.30 WIB di Pasar Gunungtua, Padang Bolak. (Dek9)
Editor: Mardan H Siregar


Wabup Paluta Hariro Harahap menanda tangani berkas saat di eksekusi oleh tim Kejari Paluta, Kamis (16/5) malam. (Foto: Akhir S Rambe)













Komentar Anda

Berita Terkini