MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Indosat Ciptakan 100 Smart City Guna Sukseska Program Pemerintah

harian9 author photo

MEDAN| H9
Demi menyukseskan program pemerintah Indosat Ooredoo menciptakan 100 smart city. Selain ingin berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi digital tanah air, kehadiran Indosat dalam gerakan tersebut untuk mendongkrak layanan Business to Business (B2B) yang masih belum maksimal saat ini. Lewat smart city, Indosat berharap layanan B2Bnya akan tumbuh pesat.

Group Head Core Product dan Solution Indosat Ooredoo, Priagung Utomo mengatakan "Gerakan yang dinisiasi oleh Kemenkominfo, Kemendagri, BAPPENAS, Kemenkeu, Kemenpan RB, dan Kantor Staf Presiden RI ini, bertujuan untuk menyusun master plan Smart City melalui kegiatan BIMTEK (bimbingan teknologi), termasuk diantaranya program-program yang dapat diimplementasikan dalam waktu cepat", kata Priagung Utomo, Group Head Core Product dan Solution Indosat Ooredoo, di Kantor Indosat Ooredoo, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Minggu (19/5/2019).

"Indosat Ooredoo Business ikut serta pada Pembukaan Gerakan Menuju 100 Smart City tahap III 2019. Indosat Ooredoo Business berperan aktif sejak awal diluncurkannya gerakan yang diprakarsai oleh Kemenkominfo RI ini, dimana salah satu isi programnya adalah pendampingan untuk implementasi smart city berbasis ICT. Peran Indosat Ooredoo adalah sebagai technology advisor dalam BIMTEK yang diadakan pada kota, kabupaten yang terseleksi oleh Kemenkominfo RI," ujar Priagung.

Dijelasakan Priagung, bahwa tingkat urbanisasi di Indonesia yang semakin tinggi, terlihat dari banyaknya penduduk yang tinggal di perkotaan menyebabkan kompleksitas permasalahan kota berkembang sangat cepat. Maka dari itu diperlukan solusi baru yang inovatif untuk menyelesaikan permasalahan kota, yaitu solusi yang dapat memberikan kapasitas yang lebih besar dari pada kebutuhan. TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) atau ICT merupakan salah satu teknologi yang memiliki potensi inovatif yang tinggi untuk menyelesaikan berbagai tantangan perkotaan.

"Indosat Ooredoo Business memiliki komitmen yang tinggi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Smart City di Indonesia guna mewujudkan manajemen perkotaan yang lebih maju dengan system yang inovatif, terintegrasi dan berkelanjutan. Smart City juga merupakan inisiatif penting dari Pemerintah di era revolusi industri 4.0. Konsep solusi Smart City Indosat Ooredoo dirancang untuk mencapai outcome yang diharapkan dapat bermanfaat bagi pemerintah di perkotaan, warga kota dan komunitas bisnis untuk menciptakan tata kelola pemerintahan sekaligus transparansi, layanan publik yang baik, pertumbuhan ekonomi dan efisiensi biaya," bebernya.

Priagung menyebutkan, peran Indosat Ooredoo dalam membentuk kota cerdas di tahun ini adalah sebagai technology advisor bagi 11 kota kabupaten di tanah air yang terpilih. Tugasnya yaitu memberikan berbagai bimbingan teknologi. Salah satunya adalah menyusun master plan smart city yang di dalamnya terdapat program-program yang dapat diimplementasikan dalam waktu cepat.

"Kami akan semaksimal mungkin mendampingi 11 kota/kabupaten itu dalam pembuatan konektivitas dan solusi-solusi berbasis IT. Sehingga bisa digunakan oleh pemerintah daerah untuk melayani warganya dengan lebih baik, tepat guna, cermat dan terukur," ungkapnya.

Selain itu, untuk lebih mendukung pembangunan kota cerdas, Indosat Ooredoo juga mengaku telah membangun ekosistem smart city. Mulai dari pondasi dasar berupa jaringan atau infrasruktur telekomunikasi, layanan TIK (data center dan manage services), platform smart city, komputasi awan, serta aplikasi-aplikasi yang berjalan di atasnya secara terintegrasi dan berkesinambungan.

Yang tak kalah penting, pihaknya juga menghadirkan beragam solusi ICT yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah. Seperti smart plate and face recognition solution, command center, smart light PJU, e-tax, e-retribusi, smart bike sharing, hingga digital library.

"Kedepannya tentu kami akan terus berinovasi menghadirkan solusi yang dibutuhkan pelanggan dalam era 4.0 seperti sekarang," tutur
Priagung.

Ia mengatakan Indosat Ooredoo membangun arsitektur smart city ini mulai dari pondasi dasar berupa jaringan atau infrasruktur telekomunikasi, layanan TIK (data center dan manage services), komputasi awan dan aplikasi-aplikasi yang berjalan di atasnya secara terintegrasi dan berkesinambungan. 

"Sumatra Utara salah satu provinsi yang sudah mengimplementasikan smart city. Pemerintah Provinsi Sumut, Pemkab. Deli serdang, Pemkab. Labuhanbatu, Pemkab. Langkat adalah contoh kabupaten yang telah terbantu dengan adanya solusi connectivity dan internet untuk menunjang implementasi smart city," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama,  Chef Strategi dan Experience Office, Thomas Chevanne mengatakan pihaknya sudah bekerja keras untuk memajukan penjualan di Sumatera Utara terutama di Medan.

"Saya rasa kita semua tahu bahwa di Indonesia, Ramadan adalah waktu yang sangat penting. Kita tahu bahwa ramadhan adalah waktu dimana kita terhubung dengan orang yang dikasihi keluarga teman setiap tahunnya terutama tahun ini kita memastikan bahwa semuanya telah dipersiapkan untuk Ramadan dan lebaran. Untuk memastikan setiap orang dapat berkomunikasi dengan harga dan kualitas yang baik pula. Kami telah mengalami kemajuan khususnya pelayanan bagi customer kami kami berharap agar kita dapat menjalani Ramadan dan Lebaran dengan baik," pungkas Thomas. (Jae9)
Editor: Mardan H Siregar

Group Head Core Product dan Solution Indosat Ooredoo, Priagung Utomo (kanan) dan Chef Strategi dan Experience Office, Thomas Chevanne (tengah) di Kantor Indosat Ooredoo, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan. (Foto: Jaenal Abidin)



Komentar Anda

Berita Terkini