MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

PLN Bersama Yayasan Medan Pers Peduli Ilmu Jurnalistik

HARIAN9 author photo
MEDAN| H9
Untuk saat ini keberadaan jurnalis sangat maju dan timbuh pesat, dimana seiring dengan kemajuan teknologi seorang jurnalis dituntut untuk menguasai teknologi yang berkembang saat ini, seperti contoh seorang jurnalis ataupun wartawan harus menguasai ilmu komputer serta ilmu kejurnalisan di jaman ini.

Direktur Yayasan Medan Pers, Muhamad guntur mengatakan, acara ini dilaksanakan dalam rangka pembinaan sumberdaya insan pers dan jurnalistik, ilmu jurnalistik sangat penting saat ini karena tatantangan pers saat ini tidak hanya profesional namun pers juga harus menguasai IT.

"Jadi ada dua dibandingkan jaman sebelumnya dimana kita mencetak seorang wartawan profesional karena diekoario didalam dunia pers saat ini pers dimudahkan untuk menjadi wartawan dan juga dimudahkan untuk membuka media", katanya kepada wartawan di Medan, Kamis (2/5/2019).

Ditambahkannya, untuk saat ini media yang sulit mencari wartawan, maksudnya wartawan yang profesional serta berkwalitas yang punya integritas, oleh karena itu wartawan yang tidak profesional diera saat ini dia akan tersisih secara alami.

"Kenapa pers itu dibebaskan untuk saat ini? itu karena pers takut ditunggangi makanya pers tidak boleh berdiri di satu lembaga lisensi sehingga dihawatirkan menjadi alat kekuasaan," ujarnya.

Pada masa orde baru, dulu wartawan yang idealis adalah apabila wartawan tidak pro pada suatu kelompok dan  tidak akan dianggap sebagai wartawan, sebab tanpa ada dasar yang secara akademis. Sehingga untuk saat ini banyak orang menjadi wartawan tanpa mempunyai pemahaman kewartawanan, dan itu bisa merugikan media itu sendiri, seperti ada berita hoax dan fitnah, itu menjadi dosa besar jadi kode etik dalam jurnalis. 

" Saat ini saya sangat senang sebab antusias peserta lumayan tinggi, dimana saat ini saja saya targetkan kuota untuk 30 orang ternyata yang hadir hampir 50 orang, jadi ini lah yang kita lihat animo masyarakat sangat antusias terhadap ilmu jurnalistik ini," ujarnya.

Asisten Manager CSR Unit Induk Pembangkit Sumatra Utara Bagian Utara, Waldi Gunawan mengatakan, acara ini bisa terlaksana berawal dari pihak yayasan Medan Pers mengajukan proposal yang mana untuk kegiatan pelatihan jurnalistik yang menurutnya sangat sangat bermanfaat untuk generasi muda terutama kalangan menengah ke bawah. 

"Tujuannya untuk mendongkrak dan menaikan tarap hidup dengan skill yang bisa membantu dari sisi ilmu jurnaliatik yang saat ini sangat diminati. Dan juga ilmu jurnalistik ini ilmunya luar biasa bermanfaat terhadap publik, ilmu jurnalistik ini diharapkan para peserta yang hadir dalam pelatihan jurnalis bisa mengikutinya dengan baik," katanya.

Untuk program ini PLN  bersedia untuk secara berkelanjutan setiap tahunnya, tinggal hasil pelatihan ini pihaknya akan evaluasi dari laporan yang di minta dari yayasan ini, jadi nanti pihaknya akan minta laporan dari yayasan ini dan dipantau seperti apa serta sejauh mana mereka bisa memahami dan untuk bisa lebih profesional kedepan", tandasnya.


Sementara itu, Ketua Pelaksana Acara, Kurniawan menuturkan kegiatan pelatihan jurnalis ini di gagas karena agar supaya generasi muda sebagai calon yang mempunyai bakat jurnalis dapat memahami il.u kejurnalisan yang betul betul profesional dan beretika," pungkasnya.(Jae9)

Komentar Anda

Berita Terkini