MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Prajurit TNI Koramil 02 Padangsidimpuan Bantu Warga Korban Banjir Bandang dan Longsor

harian9.com author photo

PADANGSIDIMPUAN| H9
Puluhan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Bindara Pembina Desa (Babinsa) Komado Rayon Militer (Koramil) 02 Padangsidimpuan diterjunkan ke lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Tarutung Baru, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kamis (15/5).

Para prajurut TNI tersebut berbaur dengan masyarakat melakukan pembersihan material tanah maupun kayu-kayuan dan sampah yang tertumpuk di wilayah desa akibat terbawa arus banjir bandang, serta pembrsihan material tanah yang menimbun rumah warga.

Dan Ramil 02 Padangsidimpuan Kapten Inf. Takbir, S.Pd melalui Babinsa 02 Kota Padangsidimpuan, Serma Sofyan Lingga, mengatakan dalam bencana ini hingga kini belum ditemukan adanya korban jiwa.

“Sejak dini hari kita bersama tim yang lain dari Polri dan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung turun membantu warga untuk dievakuasi dan hingga saat ini tidak ada korban jiwa, hanya yang ada kerugian material saja,“ terang Sofyan.

Ia menambahkan, kehadiran kami untuk membantu warga dan ini sebagai wujud solidaritas dan tanggung jawab tugas. Untuk itu prajurut TNI darKoramil 02 Kota Padangsidimpuan, bersama BPBD, dan dibantu masyarakat setempat segera memberikan tanggap bantuan membersihkan sisa material tanah dengan menggunakan 2 unit alat berat.

“Banjir bandang yang menimpa wilayah tersebut, mengakibatkan 3 unit rumah hanyut, 5 unit rumah rusak berat, 3 unit rusak ringan, 1 unit mobil tertimbun lumpur dan 4 unit  sepeda motor tertimbun lumpur,“ terangnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padangsidimpuan Ir. Ali Ibrahim Dalimunthe, membenarkan longsor dan banjir terjadi di sejumlah titik di wilayah Desa Tarutung Baru Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota padangsidimpuan.

“Wilayah yang paling parah terjadi di Desa Tarutung Baru yang mengakibatkan 5 unit rumah rusak berat dan 3 unit rumah hanyut. Alhamdulillah korban jiwa tidak ada. Sedangkan kerugian material akibat bencana belum bisa diperkirakan,“ tuturnya.

Jasmin Sitorus  salah satu warga bercerita, kejadian bermula sekira pukul 02.00 WIB Banjir datang dari arah hulu sungai kemudian masyarakat  langsung mengungsi keluar rumah dan sekitar sejam kemudian, sekitar pukul 04.00 WIB longsor tanah bercampur material batu menerjang rumah warga.

Disebutkannya, sebelum banjir bandang datang, Kota Padangsidimpuan diguyur hujan deras dibarengi petir yang hebat. Namun pada saat itu masyarakat terjaga dari tidurnya mendengar suara gemuruh. Karena curiga warga langsung melihat keluar rumah dan air sudah meluncur dari perbukitan. Untung saja, warga sebelumnya telah mengungsi, hingga tidak ada korban jiwa.

“Suasana dini hari itu warga cukup panik, karena mendengan suara gemuruh dari hulu sungai yang melintasi pemukiman warga. Semua warga keluar rumah untuk menyelamatkan diri takut akan datang air bah dan tanah longsor,“ katanya. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar

Sejumlah personel TNI dari Babinsa Koramil 02 Padangsidimpuan yang turun membantu warga terkena bencana banjir dan longsor di Desa Tarutung Baru, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Rabu (15/5). (Foto : Riswandy)















Komentar Anda

Berita Terkini