MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Step Avicena Bisa Terselamatkan Berkat BPJS JKN

HARIAN9 author photo
MEDAN| H9
Tak ada yang bisa menduga kapan datangnya sakit itu, seperti yang di alami anak dari Oslerking Siregar(30) dan Nur Fatimah (26) yang beralamatkan di jalan Selambo 1 kecamatan Medan Amplas, yang sudah menjadi peserta JKN sejah tahun 2017.

Oslerking sang ayah menceritakan waktu itu mereka sedang bertamu ketempat saudara yang tak jauh dari rumahnya disekitar Amplas, Mereka pergi bertiga dengan membawa motor termasuk putra pertamanya bernama  Avicena alfatih siregar yang berusia 10 bulan. Pada saat pergi Avicena sehat walafiat namun setelah pulang berkunjung malam hari Avicena demam tinggi hingga 39 derajat secara tiba tiba, kemudian tengah malam buah hati mengalami step, dan mereka pada malam itu membawanya ke rumah sakit Permata Bunda Medan.

"Dari kejadian step itulah Avicena segera dilarikan ke RS Permata Bunda. Waktu tiba di RS tidak ada dokter anak yang berjaga karena tengah malam. Yang ada perawat itupun sepertinya tidak biasa menghadapi anak, kemudian Avicena segera mendapatkan pemerikasaan oleh pihak RS Permata Bunda dan langsung diberikan infus serta disarankan rawat inap,"katanya pada Harian9.com, Jumat (3/5/2019)

Mereka saat itu pasrah, setelah perawat yang memeriksakan Avicena, akhirnya putra mereka dirawat serta menunggu kejelasan dokter kenapa penyebab panas yang tiba tiba itu menjadikan Avicena step,kemmudian malam itu juga Avicena di ambil darahnya guna dicek laboratorium.

"Selama dirawat sampai empat hari lamanya, hasil dari cek laboratorium belum juga ada hasilnya, dan Avicena hanya diberikan invus serta obat penurun panas dan obat step, tapi kami bersyukur pada hari ke tiga panas Avicena mulai beranjak turun hingga 36 derajat, serta dokter pun pada hari ke empat sudah memperbolehkan Avicena pulang.walaupun hasil lab itu belum juga ada hasil tentang penyakit putra kami itu," ujarnya.

Dengan BPJS Kesehatan inilah mereka tidak pusing memikirkan pembiayaan, sebab selama empat hari putra mereka dirawat dan entah berapa biaya yang harus dikeluarkan. Apalagi rumah sakit swasta, pastinya biaya akan mahal jika menjadi pasien umum.

"Untuk itu saya mengimbau untuk BPJS JKN-KIS agar berjalan terus karena sangat membantu masyarakat, sehingga ketika tiba tiba sakit masyarakat bisa aman memeriksakan penyakitnya segera ke rumah sakit, dan masyarakat juga harus sadar diri akan pembayaran secara gotong royong agar ketika kita mendadak memerlukan BPJS JKN ini tidak dipersulit oleh pihak Rumah Sakit,"pungkasnya. (Jae9)

Komentar Anda

Berita Terkini