MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT* SELURUH JAJARAN PEMIMPIN UMUM, PEMIMPIN REDAKSI, WARTAWAN DAN KARYAWAN HARIAN9 MENYAMPAIKAN TURUT BERDUKA CITA ATAS WAFATNYA BAPAK PROF. Dr. Ing H. BJ. HABIBIE. IN SYAA ALLAH HUSNUL KHATIMAH. SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN TEMPAT TERBAIK DI SURGA-NYA. AAMIIN"

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu Shalat Idul Fitri di Lapangan Pargarutan

harian9 author photo

TAPSEL| H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu, mengikuti shalat Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun 2019, dilapangan Sepakbola, Pargarutan Tonga, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel, Rabu (5/6). 

Pelaksanaan shalat Idul Fitri yang diikuti ribaun jamaah tersebut, juga Wakil Bupati Ir. Aswin Efemdi Siregar, MM, Sekdakab Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM, Ketua TP PKK Hj Syaufia Lina Syahrul, Camat Angkola Timur Darwis Rizky Daulay pimpinan OPD, serta masyarakat Kecamatan Angkola Timur, dipimpin imam dan khatib Ustadz H. Zulfan Efendi Hasibuan.

Lewat khutbahnya Al Ustadz H. Zulfan Efendi Hasibuan menyampaikan, tentunya tak ada bulan lain sebaik dan seindah Ramadhan, tetapi telah pergi dan memang akan kembali setahun lagi, itupun jika Allah masih memberi usia pada kita.

Disampaikan, bulan Ramadhan merupakan bulan peningkatan dan penggemblengan diri menjadi lebih baik. Dimana, sebagai umat yang taat, telah dilatih. Karena itu pada bulan selanjutnya dapat menunaikan shalat fardu dan mampu menjauhi maksiat. 

“Karena pada Ramadhan, kita telah dilatih dan kepergian Ramadhan, ditandai dengan takbir, tahmid, untuk mengagungkan asma Allah. Karena itu rajut silaturahmi, saling bermaafan, saling mengakui kesalahan dan berupaya membersihkan diri dihari yang fitrah,“ terangnya.

Pada kesempatan itu, ustadz juga meminta agar umat tak boleh tunduk pada kekayaan dan kekuasaan dan jangan membangun kesombongan dalam diri dengan segala potensi yang kita miliki, karena umat yang baik jangan menjadi manusia pendendam. Bila perlu maafkan sesamamu sebelum menyampaikan maaf.

“Jangan berjalan dimuka bumi dengan kesombongan. Jadikan Idul Fitri sebagai momen menumbuhkan kebersamaan, karena kekuasaan hanya milik Allah. Allah mengampuni dosa manusia jika sesamanya telah saling memaafan. Karena itu di hari yang fitrah ini, hendaknya saling memaafkan, saling membangkitkan silaturahmi diantara sesama.  Jika ada hubungan yang terputus, hendaknya disambung di momen Idul Fitri,“ sebut dia.

Usai shalat Ied, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu menyebutkan, sebagai umat yang baik, harus mampu meneruskan sikap di Ramadhan bulan berikutnya, sehingga kualitas keimanan dan ketaqwaan semakin baik.

Dikatakannya, Ramadhan juga telah mengajarkan berbagai hal untuk memperbaiki diri umatnya. Karena itu, momen Idul Fitri harus dijadikan sebagai peningkatan kualitas silaturahmi, dalam membangun ukhuwah dan juga bagian dari membangun daerah. 

“Selaku bupati dan keluarga saya mengucapkan minal aidzin walfaidzin. Mari kita rajut kembali kebersamaan, untuk kemajuan pembangunan daerah. Kepada warga yang berkunjung, dalam menyambung silaturahmi, agar tetap hati hati, terutama saat meninggalkan rumah. Pastikan rumah ditinggalkan dalam kondisi aman, agar tidak menimbulkan hal yang kurang baik,“ tutur Bupati. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu saat mengikuti shalat Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun 2019, di lapangan Sepakbola, Pargarutan Tonga, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel, Rabu (5/6). (Foto : Riswandy)



Komentar Anda

Berita Terkini