MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT* SELURUH JAJARAN PEMIMPIN UMUM, PEMIMPIN REDAKSI, WARTAWAN DAN KARYAWAN HARIAN9 Mengucapkan Selamat Berbahagia atas Resepsi Pernikahan WIWID WIDODO dan NANI AFRIDA br GINTING, SH. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah"

Aroma Susu Tablet Warnai Farm House Dalam Pertamina Workshop Edukasi

harian9 author photo

ACEH TAMIANG| H9
Semilir angin menyambut kedatangan para Jurnalis yang sedang mengikuti program penyegaran jurnalis Pertamina EP Asset 1 dan 2. Pesona wisata Farm House Lembang Jawa Barat, semakin menambah keindahan Bumi Lembang penghasil susu pada Kamis (4/7/2019).

Dalam kesempatan berbincang dengan para wartawan, Anugrah Publik Relation Farm House menceritakan sejarah singkat berdirinya kawasan tersebut dan disampaikannya," tempat ini di bangun berdekatan dengan lokasi wisata lainnya, ini merupakan ide dari Helen Berkah, yang merupakan pemilik tempat," jelasnya.

"Di samping tempat wisata disini juga tersedia aneka jajanan khas Bandung juga makanan lainnya untuk di bawa pulang sebagai buah tangan," terang Anugrah.

Tempat untuk menjajakan jajanan yang berdiri sekitar empat puluhan kios menghadirkan di antaranya tahu susu,bolu susu, aneka roti kering, minuman,rujak dan banyak lagi lainnya, namun saat itu pandangan tertuju pada Sulis Setiawati (30 tahun) warga kota Bandung yang lagi berbelanja dan waktu itu disampaikannya, "anak saya susah sekali kalau disuruh minum susu, tapi kalau dikasih susu tablet dianya suka," terangnya dengan bahasa yang cukup lembut.

"Susu tablet ini kandungan Vitaminnya lengkap dan mungkin banyak orangtua yang belum tau," ujarnya sambil permisi pamit pada wartawan yang sudah mencoba mewawancarainya.

Pandangan mata mulai melirik Sumarni (21 tahun) gadis muda yang dengan senyumannya menawarkan dagangannya, lalu reportase ala wartawan pun dimulai dan memang ia merupakan marketing handal, setiap pertanyaan dijawabnya dengan lancar.

Marni begitu ia menyebut dirinya, "saya warga Desa Dago Bandung, sudah bekerja sejak 2016 dan menjajakan kuliner bagian dari kesenangan, terutama ketika ada pengunjung yang membawa anak- anak," jelasnya.

"Terkadang ada anak-anak ketika di beri minuman susu tidak mau, tapi saat saya kasih yang dalam bentuk tablet, langsung dikunyahnya dan minta lagi," tambahnya.

Marni yang terlihat ramah, terus saja berbicara, sesekali sambil menyapa pengunjung dan disampaikannya juga, "mungkin anak- anak suka susu tablet, dikiranya permen, padahal kandungannya sebungkus sama dengan satu gelas susu," terangnya.

Dengan harga dua puluh ribu rupiah, pengunjung sudah mendapatkan empat bungkus dikemas dalam satu kantong terbuat dari kain, juga ada yang dalam botol.

Lagi-lagi Marni dengan bicaranya yang santun, menawarkan para wartawan untuk menemui Jakaria (20 tahun),menurutnya dia salah seorang pekerja pembuat susu tablet.

Saat di temui, Jakaria memperkenalkan dirinya dengan pangilan Jaka dan di sampaikannya, "saya asli warga Cimahi Bandung, sedangkan benda buatan Negara England ini, jari telunjuknya mengarah pada sebuah mesin, inilah benda yang turut membantu saat dilakukan pembuatan susu tablet," jelasnya.

"Dalam lima kilo gram susu bubuk dapat menghasilkan sekitar seratus butir, selanjutnya ketika sudah selesai pembuatan, dilakukan pengemasan dalam wadah," terang Jaka sambil mohon ijin pada kami rekan wartawan,untuk bisa melanjutkan pekerjaan.

Suasana tempat produksi, terlihat cukup bersih, para pekerjanya memakai topi, sarung tangan juga celemek dan hal tersebut menjadi daya tarik  tersendiri bagi pengunjung Farm House. (Dani9)
Editor: Mardan H Siregar

(Foto: Amnur Dani)




Komentar Anda

Berita Terkini