MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Banggar DPRD Tinjau Pekerjaan Fisik TA 2018

harian9 author photo

PADANGSIDIMPUAN| H9
Anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan, meninjau berbagai proyek fisik (bangunan) yang dikerjakan Pemko Padangsidimpuan Tahun Anggaran (TA) 2018, Kamis (4/7).

Tinjauan lapangan proyek fisik dipimpin Ketua Banggar DPRD Kota Padangsidimpuan  yang juga Ketua DPRD Hj. Taty Aryani Tambunan, SH, didampingi anggota Banggar H. Marataman Siregar (F.Hanura), Erwin Nasution dan Iswandi Arisandi (F.PAN), Anwar Panjaitan (F.Golkar), serta pihak Eksekutif diantaranya, Sekretaris DPRD Irfan Bakhri, Pj. Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, Direktur RSUD drg. Nurlaila Hayati Lubis, MM, PPK pembangunan RSUD Padangsidimpuan Safwan, Kadis Perumahan dan Permukiman Ahmad Sende Tua Hasibuan, SH dan Kadis PU Ir. Armin Siregar.

Diantara proyek fisik yang ditinjau tersebut diantaranya pembangunan RSUD Padangsidimpuan di Jalan dr. FL. Tobing Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan berbiaya Rp.17 milyar bersumber dari DAK APBN TA 2018 dan pembangunan salah satu rabat beton di Kelurahan Silandit Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan sepanjang 98 meter berbiaya Rp.100 juta bersumber dari DAK APBN TA 2018.

Ketua DPRD sekaligus Ketua Banggar DPRD Taty Aryani Tambunan, SH, di sela-sela peninjauan lapangan mengatakan, tinjauan proyek ini sebagai tindaklanjut dari Laporan Hasil Pemeriksaan serta Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LHP LKPD) dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Padangsidimpuan TA 2018 yang saat ini sedang dibahas oleh Komisi dan Banggar DPRD.

“Hasil pekerjaan proyek fisik di Pemko Padangsidimpuan harus diawasi ketat supaya kwalitasnya baik dan bangunan bisa bertahan lama, sehingga tidak menghamburkan anggaran, apalagi saat ini Banggar sedang melakukan rapat pembahasan di DPRD,“ ujar Taty.

Selaku lembaga pengawasan, Taty juga mengkritik kualitas bangunan RSUD Padangsidimpuan yang masih dalam tahapan pemeliharaan, namun lanti 2 bangunan banyak yang bocor sehingga air membanjiri basement lokasi parker, demikian juga dengan lantai parkir yang pengecor an nya tidak sesuai standar dan masih kasar.

Tidak hanya bangunan RSUD Padangsidimpuan. Tim Banggar DPRD Kota Padangsidimpuan juga menyoroti sejumlah bangunan jalan lingkungan yang dikelola oleh Dinas Perkim, sehingga perlu menjadi perhatian Dinas terkait untuk memperbaikinnya.

“Saya tegaskan, proyek fisik ini sudah menjadi temuan BPK, sehingga harus ditindak lanjuti, apalagi proyek TA 2018 masih dalam tahap pemeliharaan, tentunya ini menjadi perhatian kita bersama,“ terangnya.

Ia menilai pengerjaan bangunan di Pemko Padangsidimpuan TA 2018 sudah cukup baik. Hanya saja, ia meminta Pemko Padangsidimpan dalam hal ini RSUD padangsidimouan dan Dinas Perkim untuk melakukan perawatan fisik bangunan agar bisa bertahan lama. 

“Pembangunan  fisik TA 2018 difokuskan kepada kepentingan orang banyak dan Banggar DPRD tidak main-main dalam membahas pertanggung-jawaban pelaksanaan APBD TA 2018 agar setiap rupiah yang digelontorkan untuk pembangunan tepat sasaran dan tepat guna yang akhirnya  bermanfaat untuk rakyat,“ jelasnya.

Anggota Banggar lainnya Erwin Nasution, SH mengatakan, pembangunan gedung RSUD Padangsidimpuan hasilnya kurang maksimal bila dilihat dari anggaran yang dialokasikan. Dia mencontohkan lantai dua gedung banyak yang bocor, sehingga air menggenangi lantai dasar yang merupakan lokasi parkir.

“Artinya, kami menduga proyek ini belumlah sempurna bila dilihat dari proses pembangunan yang cukup lama, sehingga berakibat fatal karena menjadi temuan BPK yang harus ditindaklanjuti agar tidak menjadi masalah nantinya,“ tutur Erwin.

Terpisah, Direktur RSUD Padangsidimpuan Drg. Nurlaila Hayati Lubis MM menyampaikan, gedung baru RSUD Kota Padangsidimpuan yang dibangun TA 2018 memiliki panjang bangunan 60 meter dan lebar 15 meter yang terdiri dari 4 lantai, masing-masing, lantai dasar (basement) diperuntukan sebagai arena parkir, gudang oksigen dan ruang pertemuan atau aula, lantai satu diperntukan sebagai ruang Instaladi Gawat Darurat (IGD), ruang loket, ruang sitem informasi manajemen, ruang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), ruang rekam medic, ruang bidang komite klinik dan ruang komite keperawatan.

“Memang masih belum sempurna. Tapi pada tahap pemelihraan ini kita lakukan pembenahan dan penyempurnaan terutama pada lantai dua yang ada kebocoran dan lantai basement lokasi parlir yang juga harus disempurnakan,“ kata drg. Nurlaila Hayati Lubis MM. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar

Tim Banggar DPRD Kota Padangsidimpuan dipimpin Ketua Banggar DPRD Kota Padangsidimpuan  yang juga Ketua DPRD Hj. Taty Aryani Tambunan, SHsaat meninjau sejumlah bangunan fisik yang dikerjakan Pemko Padangsidimpuan TA 2018, termasuk bangunan RSUD Padangsidimpuan, Kamis (4/7). (Foto: Riswandy)



Komentar Anda

Berita Terkini